Pemerintahan

Wacana Pembentukan Bima Timur Terus Digaungkan

Bima, Bimakini.com.- Pembentukan Kabupaten Bima Timur terus digaungkan oleh sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat di wilayah itu. Mereka menindaklanjuti wacana pemekaran itu dengan pembentukan Komite Persiapan Pembentukan Bima Timur (KP2BT). Kini, sudah dua kecamatan yang sudah terbentuk dari enam kecamatan yang ditargetkan.

  Ketua KP2BT wilayah Kecamatan Sape, Ridwan, S.PdI, yang dihubungi Bimakini.com, Rabu (4/7) mengaku wacana pemekaran  itu ingin diwujudkan secara nyata oleh masyarakat. Hal itu terlihat dari semangat mereka ikut terlibat dalam pembentukan komite dan konsolidasi selama tiga bulan terakhir dengan sejumlah tokoh masyarakat.

“Kami sendiri baru terbentuk tiga hari lalu atas kesepakatan bersama dengan semua panitia dan elemen masyarakat,” jelasnya melalui telepon seluler, Rabu.

Hingga kini, ungkapnya, sudah dua kecamatan yang terbentuk, yakni Sape dan Lambu. Empat kecamatan lainnya, yakni Wera, Ambalawi, Langgudu, dan Wawo sedang dalam persiapan. Dalam waktu tidak lama lagi, komite pada empat kecamatan itu segera terbentuk sehingga bisa segera membentuk panitia KP2BT tingkat kabupaten.

Diakuinya, pembentukan Kabupaten Bima Timur telah mendapat sinyal dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Bima dengan melengkapi sejumlah persyaratan. Di antaranya dengan membentuk panitia persiapan. Setelah itu, dokumen dan bahan akan diajukan ke Pemerintah Pusat untuk ditindaklanjuti.

Mengapa perlu membentuk Kabupaten Bima Timur? Menurut Ridwan, tujuannya untuk memaksimalkan pelayanan publik karena keberadaan wilayah Kabupaten Bima relatif luas sehingga tidak semua daerah terlayani merata. Selain itu, pemerataan pembangunan harus dinikmati oleh semua wilayah dan itu dapat terwujud dengan maksimalisasi peran pemerintah.

“Potensi Bima bagian Timur saya kira sangat menjanjikan, misalkan dengan sarang burung walet, mutiara dan hasil alam lainnya sehingga itu menjadi modal untuk pendapatan asli daerah,” jelasnya. (BE.20)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top