Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Perangi Maksiat jangan Hanya saat Ramadan

Kota Bima, Bimakini.com.- Ketua Brigade Masjid, Burhanuddin, akan tetap memerangi maksiat yang terjadi di daerah ini. Kepedulian semua pihak terhadap berbagai bentuk maksiat, jangan hanya saat Ramadan saja, namun juga setelah itu.

Burhanuddin mengatakan, ketika saat Ramadan, anggota Brigade Masjid memantau berbagai tempat di Kota Bima, justru tetap terjadi kemaksiatan. Seperti lokasi pantai disepanjang Amahami hingga Wadumblolo, banyak pasangan muda-muda berduaan menyepi. “Jika dalam bulan Ramadan saja mereka masih melakukan itu, bagaimana dengan setelah bulan suci ini,” ungkapnya prihatin, Selasa (21/8).

Dia mengajak semua pihak, terutama orang tua untuk dapat memantau dan mengawasi perilaku anaknya. Memberikan nasihat agama, agar menjaga perilaku yang jauh dari etika Islam. “Ini menjadi tugas bersama untuk menjaga generasi agar moraknya tidak hancur,” katanya.

Dikatakannya, Brigade Masjid tetap akan bergerak memantau perkembangan yang ada di daerah ini, terutama menjaga agar kemaksiatan tidak terhampar bebas. (BE.16)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Ekonomi

Kota Bima, Bimakini.-  Komunitas Tangan di Atas (TDA) Bima, berbagi ”Bahagia Bersama Anak Yatim dan Kaum Dhuafa dalam Bingkai Ramadan” kembali digelar. Kali ini...

Dari Redaksi

Publik Mbojo kembali dikejutkan oleh sejumlah kejadian yang muaranya mengindikasikan kegagalan memaknai inti pesan Ramadan. Antara melalui ekspresi dua kubu yang selama ini terlibat...

Peristiwa

Bima, Bimakini.com.- Dalam Rangkaian Bhakti Ramadhan Komunitas Pramuka Peduli kembali menyalurkan bantuan Al – Quran. Bantuan Al – Quran yang diserahkan secara langsung oleh...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.com.- Pasca-Pilkada Serentak yang dimenangkan pasangan Dinda-Dahlan, kini banyak pejabat di Kabupaten Bima yang saling menyindir. Kondisi ini tidak kondusif bagi harmonisasi kerja...

Dari Redaksi

Insiden di Palibelo disusul pelemparan anggota tim salahsatu Paslon di perbatasan Cenggu-Renda menandai semakin menghangatnya suhu politik daerah ini. Jika diamati, ini soal konvoi...