Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

Dua Kelas SMPN 2 Sape belum Miliki Mebel

Bima, Bimakini.com.-   Sebanyak dua ruangan belajar-mengajar (RBM) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Sape Kabupaten Bima, belum memiliki meja dan bangku. Saat ini, siswa kelas I terpaksa meminjam pakai meja panjang laboratorium dan ruangan keterampilan. Pada ruangan kelas II dan III telah mencukupi.

Pantauan Bimakini.com di sekolah setempat, ada lima ruangan kelas yang dibangun menggunakan dana block grant, tetapi dua ruangan kelas belum memiliki meja dan bangku. Kondisi ruangan perpustakaan dan laboratorium bahasa, masih memrihatinkan karena kondisi kayu kap dan rang digerogoti rayap. Padahal, pembangunan dua lokal ruangan itu baru dilakukan tahun 2005 lalu.

Kepala SMPN 2 Sape, H. Masykur, S.Pd, mengatakan, jumlah siswa 320 orang dengan 11 rombongan belajar telah mencukupi 11 ruangan kelas. Namun, karena dua ruangan masih belum ada mebel, sehingga dua kelas siswa baru harus bersabar menggunakan ruangan laboratorium dan ruangan keterampilan.

“Fasilitas ruangan kelas telah mencukupi, hanya saja yang perlu dibenahi adalah mebelnya dan dua ruangan perpustakaan dan laboratorium bahasa. Jika ini telah dibenahi, maka gedung sekolah ini akan lebih baik lagi,” ujarnya di sekolah setempat, Selasa (27/8).

      Belum lama ini, katanya, siswa yang mengikuti gerak jalan indah tingkat Kecamatan Sape meraih juara pertama bagian putri, sedangkan dalam lomba Festival Ramadan antar-pelajar Kabupaten Bima juga meraih juara ketiga. “Ini awal yang baik untuk menggenjot prestasi akademik dan nonakademik,” katanya.

            Komitmen itu, katanya, disepakati oleh semua guru agar SMPN 2 Sape harus lebih maju lagi, terutama mengukir prestasi akademik dan non akademik.

            Awal tahun ajaran baru ini, terangnya, pengayaan siswa berprestasi yang direkrut dari setiap kelas mulai dilakukan, sehingga pada saat Olimpiade MIPA siswa telah siap. Namun, harus diakui sekolah lain juga lebih siap. Berdasarkan komitmen bersama jajaran guru, orangtua siswa dan Komite Sekolah, prestasi siswa harus ditingkatkan.

“Gagasan siswa berprestasi itu tidak mungkin berhasil tanpa dukungan semua komponen sekolah. Kita berharap SMPN 2 Sape akan mewujudkan siswa yang siap berkompetisi dalam bidang apapun,” katanya.

            Saat ini, jelas Masykur, jumlah siswa sebanyak 320 siswa dan 40 guru. Tenaga pendidik itu terdri dari 15 guru PNS, tiga guru honor daerah, dan sisanya merupakan guru sukarela. Potensi itu, jika sama-sama memiliki visi dan misi sama, maka tidak menutup kemungkian sekolah ini bisa menjadi yang terbaik di Kecamatan Sape dan Kabupaten Bima. “Visi-misi ini harus menjadi penyemangat seluruh komponen SMPN 2 Sape,” katanya. (BE.13)

 

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Berita

PANITIA Kelas Inspirasi (KI) mengundang secara terbuka para pekerja profesional untuk terlibat sebagai inspirator.  Mereka hadir di depan kelas da diberikan kesempatan mengajar sehari...

Berita

HARI begitu cerah. SDN O’o yang dikeliling pepohonan rimbun di puncak Donggo, lumayan sejuk. kegaduhan siswa yang mengikuti Kelas Inspirasi (KI) membuat sekolah itu...

Berita

  BEL sekolah dipukul lagi oleh fasilitator. Bunyinya nyaring karena dibuat dari potongan besi pipa yang digantung. Jika sebelumnya sebagai aba-aba untuk berganti kelas,...

Politik

Bima, Bimakini.- Gagasan pembangunan pariwisata Kabupaten Bima dengan sebutan SAKOSA yang baru saja dikenalkan pada 1 April 2017 lalu, sudah menuai penolakan. Adalah Jasmin...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bima, Kamis (9/3/2017) memantapkan persialan untuk pelaksanaan event Bike Camp dan Trabas jelajah Tambora. Persiapan kegiatan itu dengan...