Olahraga & Kesehatan

Kota Bima Kandidat Terbaik Lomba KSI, RSSI, dan BKB NTB

Kota Bima, Bimakini.com.- Kota Bima menjadi satu di antara kandidat terbaik di Provinsi NTB dalam lomba Kecamatan Sayang Ibu (KSI) dan Lomba Bina Keluarga Balita (BKB). Duta Kota Bima diwakili tiga kecamatan, yaitu Raba, Rasanae Barat, dan Asakota. 

Selasa (11/09) sore, tim penilai mengunjungi Kota Bima dan  penilaian itu dipusatkan di kantor  Kecamatan Raba. Saat itu hadir Ketua Tim Penilai Lomba KSI, RSSI, dan BKB Provinsi NTB dan  rombongan. Selain itu, Ketua TP PKK Kota Bima, Hj. Yani Marlina, dan pejabat lainnya. 
Tim penilai diketuai Kepala PP dan KB  NTB, Dra. Hj. Ratna H. Mubin. Mereka terdiri dari 19 orang dari berbagai unsure,  di antaranya Dinas Kesehatan, RSUD NTB, BPPMPD, Biro Kesra, dan PKK NTB. 
Pemenang dari kegiatan lomba ini akan mendapatkan penghargaan dari Presiden RI pada Peringatan Hari Ibu, 22 Desember mendatang. 
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima, Ir. Muhammad Rum, mengatakan penilaian dalam lomba KSI dan BKB bukanlah sesuatu yang baru, karena kegiatan lomba ini menjadi agenda rutin tahunan oleh  Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Daerah.  Tahun ini  pula, Kota Bima juga menjadi satu di antara kandidat terbaik pada lomba Rumah Sakit Sayang Ibu (RSSI). Lomba RSSI merupakan program  Kementerian Kesehatan dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi melalui 10 langkah perlindungan ibu dan bayi secara terpadu dan paripurna.
Kota Bima diwakili tiga kecamatan, yaitu Raba dalam lomba KSI, PKM Muhammadiyah di Rasanae Barat mengikuti lomba RSSI, dan BKB ‘Mata Si Pandu” Kelurahan Melayu Asakota mewakili Lomba BKB.
Dijelaskan Sekda, Gerakan Sayang Ibu (GSI) dilakukan oleh masyarakat, bekerja sama dengan pemerintah untuk meningkatkan perbaikan kualitas hidup perempuan melalui berbagai kegiatan. Tujuannya menurunkan angka kematian karena hamil, melahirkan dan nifas, juga angka kematian bayi. BKB ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orangtua dan anggota keluarga lainnya dalam mengasuh dan membina tumbuh kembang balita secara holistic. Meliputi aspek fisik, kecerdasan, emosional, dan sosial serta spiritual melalui orangtua dan anak.
“Kegiatan lomba seperti ini bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan, dibutuhkan kerja keras dan pengorbanan yang signifikan untuk mencapai harapan. Oleh karenanya diharapkan bahwa kegiatan ini tidak hanya terhenti pada saat lomba diadakan, namun harus secara kontinyu dipertahankan”, jelas Sekda membacakan sambutan Wali Kota Bima dalam pernyataan pers, kemarin.
Secara khusus, Wali Kota Bima mengapresiasi KK Kota Bima karena mampu memberikan sesuatu yang terbaik dan telah memanfaatkan waktu dan tenaga untuk peransertanya demi kemajuan pembangunan. Demikian pula halnya dengan para kader yang merupakan ujung tombak dari kegiatan lomba. 
Selain itu,  keterlibatan dinas dan organisasi yang berkaitan dirasakan dan telah  berkontribusi signifikan dalam kegiatan penyuluhan dan pembinaan, seperti badan PP dan KB, dinas kesehatan, dan lain-lainnya. 
Sekda berpesan agar masyarakat membuka diri dan berpikir positif, mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah agar bersama keluar dari permasalahan bangsa, terutama dalam peningkatan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.  (BE.12)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top