Pendidikan

MAN 1 Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Kota Bima, Bimakini.com.- Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Siswa MAN 1 Kota Bima dihelat Kamis  (18/10) lalu di sekolah setempat. Pembukaan kegiatan itu dilakukan oleh  Kepala MAN 1 Kota Bima, Drs. Abdul Haris, M.Pd.

Saat itu, Haris menyampaikan walaupun pembukaan LDK sempat tertunda, tetapi sangat antusias agar kegiatan itu terlaksana. Untuk menyukseskan kegiatan, diperlukan kesiapan dan kesungguhan dari semua pihak.
    Dia meminta siswa mencermati pemaparan narasumber agar dapat dimplementasikan pada setiap kegiatan organisasi, mulai dari menaati peraturan Madrasah, memimpin rapat, menyusun program sampai pelaksanaan program. Termasuk teknik bertanya, menyampaikan pendapat di muka umum dan berpidato.
Katanya, OSIS merupakan mitra yang akan memajukan sekolah dan dijadikan contoh bagi siswa lain. “Tunjukkan bahwa OSIS MAN 1 Kota Bima mampu memberikan kontribusi yang cerdas. Oleh karena itu, Latihan Dasar Kepemimpinan adalah bekal ilmu yang baik dalam hal mengenal dasar-dasar kepemimpinan,” katanya  dalam pernyataan pers, Minggu sore.
Diingatkannya, mungkin suatu saat nanti siswa akan menjadi pemimpin di masa depan, sehingga bekal dari LDK  bisa  digunakan saat menjadi pemimpin. “Saya berharap setelah kalian keluar dari sini, dapat memraktikannya dalam kehidupan bermasyarakat, menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa serta agama,” harap alumni Pascasarjana Jurusan Kimia Universitas Negeri Malang ini.
Saat itu pula, Haris menyorot bentrok antarkampung akhir-akhir ini, seraya menyitir ayat-ayat dalam Al-Quran. Bentrok antarsesama Muslim itu tidak perlu terjadi, kalau saja menyelesaikan persoalan tersebut dengan pendekatan agama. “Semua Muslim itu bersaudara,” ingatnya.
Dia mengharapkan, siswa MAN 1 Kota Bima ketika pulang kampungnya masing-masing menjadi penyejuk dan teladan bagi masyarakat, bukan sebagai provokator agar Kabupaten dan Kota Bima menjadi kondusif.
Pascapembukaan, dilanjutkan pemaparan materi Kepemimpinan oleh Edy Amryn, M.Si dan Adab Bermusyawarah yang disampaikan Dra. Sitti Rohana. Siswapun antusias mendengarkan dan memerhatikan selama kegiatan pelatihan berlangsung. (BE.12) 

 

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top