Politik

Abdul Malik Pimpin DPC PKS Monta

Bima, Bimakini.com.-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bima, akhirnya mengganti posisi Ketua DPC PKS Monta yang dijabat Nor Jafar. Setelah resmi dipecat  sebagai kader PKS, anggota DPR ini diganti oleh  Drs. H. Abdul Malik MT. Proses pelantikan dilakukan Minggu (25/11)  di lapangan Sie kecamatan Monta.

Pelantikan Abdul Malik bersama 32 pengurus lainya dilakukan oleh Ketua DPD PKS Kabupaten Bima, Ilham Yusuf, SH.
    Dalam sambutanya, Sekretaris Camat Monta , Ibrahim Yasin, mengatakan, sebagai pembina Parpol tingkat kecamatan, mengajak seluruh pengurus Parpol bergandengan tangan  menjaga kondusivitas wilayah. Jangan sampai perbedaan partai dan  arah politik menyebabkan antara masyarakat saling gesek dan gasak. “Keamanan wilayah adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.       
Abdul Malik , dalam sambutan politiknya, berjanji akan memajukan PKS dan bersama dengan pemerintah dan tokoh masyarakat berperan dalam pendidikan politik yang cerdas dan santun. “Saya berjanji akan membangun PKS bersama masyarakat Monta,” ujarnya.
Ketua DPD PKS Kabupaten Bima, Ilham Yusuf, SH, menjelaskan, proses pergantian pengurus adalah hal  biasa. Karena partai juga mengevaluasi kinerja pengurus. Jika dalam pelakssanaan tugas  tidak  berdampak positif bagi pencitraan partai, atau malah merusak citra partai maka harus diganti.
“Kita ingin agar keberadaan pengurus bermanfaat buat partai juga bagi masyarakat,” ujarnya.
Diakui Ilham, Nor Jafar dipecat sebagai pengurus PKS karena terlibat berbagai pelanggaran. Dia mengharapkan pengurus baru akan memberikan darah baru bagi PKS dan berkontribusi positif bagi masyarakat. 
Sempat beredar isu akan terjadinya aksi penghadangan oleh pendukung Nor Jafar yang tidak menerima pergantian tersebut. “Beredar kabar pada kami, pendukung Nor Jafar akan bubarkan proses pelantikan. Tapi, hingga acara berakhir tidak terjadi apa-apa,” ujar Sekretaris DPD PKS Kabupaten Bima, Taufikurrahman, S.PdI.
Karena tidak menerima pemecatan dari anggota PKS dan rencana pergantian antarwaktu, Nor Jafar menuntut ke Pengadilan Negeri Raba Bima. Namun, majelis hakim menolak tuntutan tersebut. Kabarnya Nor Jafar akan kembali melakukan langkah hukum lanjutan. (BE.14)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top