Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Bedah Rumah dan Insentif Ketua RT/RW Disiapkan

http://www.antarafoto.com

Ilustrasi

Kota Bima, Bimakini.com.-Pencanangan program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RRTLH) atau biasa dikenal bedah rumah, tidak lama lagi akan dilaksanakan. Akhir November 2012 atau paling lambat awal Januari 2013 mendatang,  mulai dilaksanakan. Program itu bagian dari agenda pengentasan kemiskinan yang dicanangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bima melalui Badan Pemberdayaan Masayarakat dan Pemerintahan Kelurahan (BPMPK).

    Sebanyak 539 unit RRTLH yang akan dipoles nanti. Jumlah itu  tersebar pada seluruh kecamatan.
    Kepala BPMPK Kota Bima, Drs. M. Farid, M.Si, mengaku, proses penyelesaian administrasi program “menyulap” kondisi rumah masyarakat yang terkesan kumuh menjadi layak huni itu sudah dirampungkan. Kini, BPMPK menunggu pencairan anggaran yang akan ditransfer melalui rekening masing-masing kelompok, yang tersebar pada beberapa kelurahan masing-masing kecamatan.
    Dikatakannya, jumlah keseluruhan RRTLH yang akan dipoles nanti sekitar 539 unit. Kecamatan Raba sekitar 219 unit, dan sekitar 320 unit di Kecamatan Rasanae Barat, Rasanae Timur,  dan Asakota. “Sekarang kita menunggu pencairannya untuk dilakukan pencanangan,” ujar Farid usai menghadiri acara tabur bunga memeringati Hari Pahlawan di pelabuhan Bima, Sabtu (10/11) lalu.
    Pos anggaran untuk RRTLH ini, katanya, bersumber dari APBD NTB untuk Kecamatan Rabadan APBD Kota Bima untuk tiga kecamatan lainnya. “Keseluruhannya, RRLTH yang bersumber dari APBD NTB  maupun dari APBD Kota Bima, akan  dicangankan oleh Wali Kota Bima,” terang Farid.
    Selain itu, BPMPK juga sedang menyiapkan administrasi pemberian insentif kepada Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) se-Kota Bima. Ke depan, kata Farid, Ketua RT/RW diberikan insentif setiap bulan agar Tupoksi-nya benar-benar dimaksimalkan. “Tapi, sekarang diberikan tiga bulan dulu, karena ada perubahan anggaran,” katanya.
    Program lainnya, lanjut Farid, BPMPK sedang menyiapkan administrasi yang berkaitan dengan bantuan kelurahan dari dana Dekonsentrasi. Bantuan itu untuk  pemberdayaan ekonomi produktif, bakulan, dan UMKM pada masing-masing kelurahan. Nilainya berkisar Rp22 juta hingga Rp50 juta sesuai proposal.
   Dijelaskannya, program-program tersebut dalam rangka pengentasan kemiskinan yang ada pada sektor BPMPK. Selain sektor-sektor pengentasan kemiskinan lainnya, seperti dari sektor perdagangan, industri, PNPM Mandiri, dan lainnya.
    “InsyaAllah terealisasi akhir November ini atau paling lambat awal tahun depan. Persiapanya sudah 95 persen, dan dana-dananya akan ditransfer melalui rekening kelompok,” jelas Farid. (BE.19)

 

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Guru ngaji, dai’, aparat masjid dan mushalla, Kader Posyandu, Ketua RT, RW, dan lainnya, Jumat (29/10), menerima insentif selama enam bulan dari...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Tiga warga Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, sekaligus simpatisan atau pendukung Cakades nomor urut 4, Usman yang biasa disapa Dae Papua melaporkan kasus...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.-  Musyawarah Cabang (Muscab) Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bima kembali mengukuhkan Ir Rajiman H Idrus, MSi, secara...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.com.- Maraknya penjual petasan saat  bulan Ramadan   menjadi atensi aparat Kepolisian. Selain meresahkan masyarakat yang sedang beribadah, juga membahayakan.

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.com.-  Kontroversi pembagian los pasar Tente semakin meruncing saja. Pembahasan yang berkali-kali dilakukan, belum menemukan titik temu penyelesaian. Aksi demo saling menyuarakan aspirasi...