Peristiwa

Jamaah Haji Tiba, Disambut Haru Keluarga

Bima, Bimakini.com.-Jamaah haji Kabupaten Bima yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter)  9 tiba kembali di kampung halaman, Selasa (20/11) pagi. Mereka berjumlah 325 orang dan disambut isak-tangis keluarganya. Suasana haru pun muncul.
   Kedatangan mereka disambut haru ratusan sanak-keluarga yang telah menunggu sejak usai Subuh di halaman bekas Kantor Pemerintah Kabupaten Bima.

Bus yang mengangkut jamaah asal Kecamatan Sape, Lambu, dan Wawo tiba eks kantor Pemerintah Kabupaten Bima pukul 09.00 WITA. Bus yang membawa jamaah asal Wera dan Ambalawi serta kecamatan lainnya tiba di lapangan Merdeka.
      Sebelumnya, sekitar pukul 08.00 WITA, jamaah haji berhenti di pemandian Madapangga untuk beristirahat dan berganti pakaian.     
       Pantauan Bimakini.com, keluarga jamaah haji sudah menunggu di  lokasi sejak pukul 06.00 WITA. Setelah itu, mereka berdatangan hingga menjelang bus jamaah haji tiba. Kemudahan komunikasi seluler menyebabkan pihak keluarga bisa mengukur jadwal tunggu.
Saat bus tiba dan menurunkan penumpang, keluarga berdesakkan menunggu di pintu keluar. Jamaah wanita yang berusia lanjut, umumnya digendong oleh anggota keluarganya menuju angkutan yang disediakan.
     Jamaah haji, HM. Yakub, mengaku bahagia dan bersyukur diberikan kekuatan oleh Allah sehingga bisa kembali selamat  di kampung halaman.  Katanya, jama’ah haji tiba di Bandara Internasional Lombok (BIL) sejak pukul 03.00 WITA dini hari. Sempat beristrahat di Asrama Haji sebelum melanjutkan perjalanan ke Bima.
Diakuinya, selama menjalankan jama’ah haji hingga kembali ke Indonesia tidak pernah mengalami hambatan dalam pelayanan makan dan minum, istirahat maupun transportasi. “Alhamdulillah kami merasa terlayani dengan baik dan bisa fokus beribadah di Tanah Suci,” ujar jamaah haji asal Desa Naru Barat Kecamatan Sape ini kepada Bimakini.com.
Katanya, bersama delapan jamaah haji asal Naru Barat semuanya kembali dalam keadaan sehat dan pulang satu rombongan dengannya. “Sekali lagi kami bersyukur, selama menjalankan ibadah haji diberikan kesehatan dan kekuatan oleh Allah,” katanya.
      Hal senada disampaikan, H. Ibrahim, jamaah haji asal Desa Pesa Kecamatan Wawo. Dia mengapresiasi pelayanan yang didapat para jamaah selama ibadah haji hingga kembali ke Tanah Air. Hanya saja, dia ikut berduka atas meninggalnya dua orang jamaah haji asal Bima.
Dia berpesan kepada calon jamaah haji berikutnya agar menyiapkan aspek kesehatan dan memertimbangkan faktor usia. Ibadah haji sangat membutuhkan kondisi fisik yang kuat karena banyak yang terganggu ibadah haji termasuk yang meninggal lantaran faktor usia dan kesehatan.
Jamaah haji asal Kecamatan Sape, Hj. Siti Maryam, mengaku bersyukur bisa selamat kembali tiba di kampung halaman dan bertemu dengan sanak-keluarga. Maryam pun kembali bertemu dengan anak-cucu yang selama 40 hari ditinggalkannya.
“Syukur bisa kembali ke tengah keluarga,” katanya Selasa siang saat bertemu keluarga dan  warga sekitar di kediamannya, Naru Barat, Kecamatan Sape. 
Jamaah haji asal Sape dan Lambu juga sudah menerima kembali koper pada Selasa sore melalui Kantor Urusan Agama setempat. (BE.12/BE.20)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.

Bimakini.com adalah portal berita Bima Dompu Terkini. Bagian dari Bimeks Group.

Alamat: Jl. Gajah Mada No. 46 BTN Penatoi Kota Bima, NTB Tlp: 0374-646840, 08233-9031009, 0853-33143335, 0852-53523401. E-mail: info[at]bimakini[dot]com

APLIKASI ANDROID

Fanpage

Copyright © 2016 Bimakini.com. Portal Berita Bima Terkini.

To Top