Politik

PDI-P Dukung Qurais sebagai Cawali Kota Bima

Kota Bima, Bimakini.com.-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) resmi menyatakan sikap politiknya untuk mendukung HM. Qurais sebagai Calon Wali (Cawali) Kota Bima dalam suksesi Pemilu tahun 2013 mendatang.

Dukungan itu tercapai setelah seluruh pimpinan Dewan Pengurus Cabang (DPC) beserta Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI-P Kota Bima menggelar rapat gabungan di Sekretariat DPC, Kamis lalu.
Dalam rapat tersebut semua pengurus menyatakan suara bulat untuk mendukung HM. Qurais menjadi Calon Wali (Cawali) Kota Bima.
Sekretaris umum DPC PDI-P Kota Bima, Drs. H. Ruslan, HS, mengatakan keputusan untuk mendukung incumbent  itu dilakukan setelah melalui penjaringan bakal calon (Balon). DPC PDI-P sebelumnya telah membuka pendaftaran bagi figur yang ingin maju dan mengendarai partai berlambang banteng bermoncong putih tersebut.
“Saat penjaringan dibuka ada tiga balon yang mendaftarkan diri yakni HM. Qurais, dr. H. Sucipto, dan Drs. H. Sudirman, M.Si,” terangnya Jumat di Sekretariat PDIP Kelurahan Melayu.
Setelah penjaringan aspirasi oleh seluruh jajaran partai mulai dari tingkat ranting, pengurus anak cabang hingga pengurus cabang, akhirnya Senin (26/11) lalu DPC mengadakan rapat gabungan untuk menentukannya. Kelima PAC mendukung HM. Qurais, begitu pun unsur DPC.
Terpilhnya Qurais dalam penjaringan dengan sejumlah pertimbangan,  di antaranya pimpinan Ketua Partai Demokrat itu dianggap mampu melaksanakan tugas seperti pembersihan birokrasi dan sejumlah program pembangunan melanjutkan amanah kepemimpinan lmarhum HM. Nur A. Latif.
Selain itu, gaya kempimpinan Qurais dinilai sesuai visi yang diusung PDIP yakni berpihak kepada rakyat kecil. Hasil keputusan DPC tersebut telah disampaikan kepada DPD PDI-P NTB untuk ditindaklanjuti dengan rekomendasi resmi.
“Kami dari DPC menginstruksikan kepada seluruh anggota kebawah dan simpatisan agar ikut mendukung calon yang telah diputuskan bersama,” tandasnya. (BE.20/Advertorial)

 

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top