Olahraga & Kesehatan

Protes Wasit, Pertandingan Bola Voli Ricuh

Kota Bima, Bimakini.com.-Kompetisi bola voli dalam rangka Hari Ulang Tahun Komunitas Salaja Mbojo (Kosambo) yang berlangsung di lapangan Pahwalan Raba, Selasa (20/11) malam, diwarnai kericuhan. Pemicunya ketidakpuasan ofisial tim Kelurahan Santi terhadap keputusan wasit yang dinilai tidak sportif dalam melihat permainan.

Akibatnya, beberapa pemain dan ofisial terlibat adu jotos di lapangan dengan wasit. Untungnya, keributan tidak meluas karena aparat Kepolisian yang berjaga cepat menghalau emosi kedua belah pihak. Namun, pertandingan pada regu putra malam itu langsung dihentikan dan tidak dilanjutkan lagi.
Pertadingan yang berjalan antara Kelurahan Santi dan Sambinae itu sudah pada skor 9-13, keunggulan untuk Sambinae. Ofsisial tim Kelurahan Santi, Iros, saat pertandingan berlangsung mendatangi wasit memrotes kebijakan wasit yang terus memberikan skor pada lawan, padahal seharusnya poin untuk mereka.
      Masalahnya, Iros menilai, sudah tiga kali terjadi blok out dan ada kesalahan ketika tim Sambinae menyerang. Poin itu seharusnya diberikan kepada timnya, tetapi oleh wasit mengabaikannya dan memberikan poin untuk tim lawan. Tindakan wasit sempat diprotes ketika skor masih terpaut sedikit, namun tidak dihiraukan.
      “Ketika diprotes wasit malah menjawab dengan bahasa kasar dan tidak enak didengar,” cerita Iros, Selasa malam di lokasi.
Katanya, hal yang sama kembali berulang selama tiga kali dan wasit tidak mengindahkan protes ofisial. Hal itu memicu emosi mereka sehingga langsung mendatangi wasit. “Kalah bagi kami tidak menjadi masalah, tetapi harusnya pertandingan bisa mengedepankan sportifitas,” ujarnya.
Sebelum itu, ketika berjalan pertandingan regu putri antara Kolo dan Monggonao protes terhadap keputusan wasit juga sempat terjadi. Tetapi, tidak berlangsung lama dan pertandingan kembali dilanjutkan lagi.
Ketua Panitia, Makruf, S.Pd, yang dimintai tanggapan mengenai kericuhan itu mengaku panitia dan inspektur pertandingan akan mencarikan solusi mengenai hal tersebut.
Selain itu, pihaknya akan menegosiasikan dengan kedua ofisial untuk mencari jalan keluar terbaik. “Malam ini sebenarnya sudah masuk perempatfinal, tetapi melihat kondisi tidak mungkin bisa dilanjutkan malam ini,” jelasnya. (BE.20)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top