Politik

51 Peserta Ikuti Tes Tulis Panwascam Kota Bima

Kota Bima, Bimakini.com.- Setelah dinyatakan lolos melalui tahapan seleski bahan dan administrasi untuk menjadi Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam), sebanyak 51 peserta Sabtu (29/12) pagi kembali mengikuti tahapan seleski tes tulis di kampus STISIP Mbojo Bima. Semua peserta tersebut merupakan perwakilan dari lima kecamatan di Kota Bima.

       Ketua Panwaslu Kota Bima, Drs. Arif Sukirman, MH, mengatakan pada tahapan seleksi awal sebanyak 74 orang mengambil formulir, tetapi hanya 53 orang yang mengembalikan, sedangkan yang dinyatakan lolos bahan dan adiministrasi 51 orang. Peserta yang lolos itulah yang kini mengikuti tahapan kedua, yakni tes tulis.
      Pada tes tertulis, katanya, peserta akan diuji kemampuan mengenai penguasaan aturan normatif tentang Pemilu dan Pilkada melalui soal pilihan ganda 60 nomor dengan alokasi waktu 90 menit. Melalui tes itu akan membuktikan calon tenaga Panwascam yang bisa membantu tugas pengawasan pemilu nanti di Kota Bima.
      “Intuk dipahami, tes tulis ini tidak yang namanya peserta titipan dari siapapun karena kita mengedepankan objektivitas kemampuan peserta,” tegasnya di kampus STISIP Mbojo Bima, Sabtu lalu.
     Dengan demikian, katanya, peserta yang lulus tes tergantung sungguh pada kemampuan masing-masing dalam menyelesaikan soal yang diberikan tim seleski Panwaslu Kota Bima. Apabila masyarakat dan pihak manapun menemukan indikasi kecurangan dalam tes tertulis tersebut, dimintanya langsung melaporkan kepada para komisioner Panwaslu di sekretariat.
     Katanya, peserta yang lolos tes tertulis akan diumumkan pada Senin (31/12) ini melalui media massa. Bagi yang dinyatakan lolos selanjutnya akan mengikuti fit and proper test pada Kamis (3/1) mendatang, sedangkan pengumumannya pada Sabtu (5/1). “Pada fit and proper test kita akan mengambil tiga peserta terbaik pada masing-masing kecamatan,” ujarnya. (BE.20)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top