Olahraga & Kesehatan

Anak-Anak Lambitu Hadapi Kekurangan Gizi

Kota Bima, Bimakini.com.-Kondisi geografis dan statigrafi Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima yang berada jauh dari permukaan laut atau pesisir, menjadi masalah tersendiri. Umumnya, warga setempat, terutama umur anak-anak mengalami kekurangan gizi. Hal itu diakui Camat Lambitu, Kurniawan, SE.

Dikatakannya, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dikes), umumnya bocah atau anak-anak di Lambitu diidentifikasi kekurangan gizi. Bahkan, rasionnya  lebih dari 50 persen. Selain disebabkan persoalan ekonomi, juga disebabkan kekurangan mengonsumsi gizi sempurna seperti ikan. “Sebenarnya kami sendiri malu warga banyak yang kekurangan gizi. Kondisi ini sudah sampaikan kepada Bupati dan alhamdulillah direspons,” katanya di Monggonao, kemarin.
    Menurutnya, sebenarnya persoalan kekurangan gizi yang dihadapi masyarakat Lambitu bisa diatasi dengan meningkatkan gizi. Misalnya, melalui perhatian dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dengan mendorong masyarakat   menyiapkan budidaya air tawar. Namun, selama ini warga menghadapi kesulitan bibit dan dukungan pembinaan teknis.
“Untuk ikan, warga kami nyaris tidak pernah mengonsumsi ikan, padahal kandungan gizi yang baik ada pada ikan. Untuk itu, kami mohon perhatian dari Dinas Kelautan dan Perikanan. Kondisi ini sudah kami sampaikan kepada Bapak Bupati, tinggal tindaklanjut instansi terkait,” katanya.
    Kurniawan kuatir jika masyarakat Lambitu terus menghadapi kekurangan gizi, maka akan berpengaruh terhadap mental dan pertumbuhan anak. “Kita bisa lihat dari kondisi fisik anak-anak di sana, rata-rata pendek karena tidak pernah konsumsi ikan. Jadi perlu perhatian pihak terkait. Selain itu, masyarakat di sana kekurangan sayur hijau,” katanya. (BE.17)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top