Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

Dinas Dikpora sudah Ingatkan SDN 07

Kota Bima, Bimakini.com.-Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima mengaku tidak ingin mendengar alasan pihak Sekolah Dasar Negeri (SDN) 07 Kota Bima mengenai kendala mandeknya rehabilitasi pembangunan dua lokal kelas. Masalahnya, pihak sekolah telah diingatkan agar tidak berlebihan dalam melibatkan pihak ketiga saat  pengurusan proyek.

     “Kami tidak mau tau apa alasan mereka (pihak SDN 07, Red), Kepala Sekolah harus bertanggungjawab untuk hal itu,” tegas Sekretaris Dinas Dikpora, Drs. Alwi Yasin, M.AP, Senin (14/1) menanggapi keluhan pihak SDN 07 mengenai dugaan raibnya anggaran pembangunan senilai Rp20 juta lebih.
      Alwi mengaku, kesalahan itu tidak mungkin terjadi seandainya Kepala Sekolah sebagai ketua panitia pembangunan berhati-hati menggunakan anggaran. Mestinya pengeluaran anggaran harus disesuaikan dengan kebutuhan volume barang yang ingin dibeli, tidak mengeluarkannya sekaligus dan menyerahkan kepada orang yang tidak bertanggung jawab.
       Soal itu, katanya, telah diingatkannya juga beberapa waktu lalu ketika muncul persoalan serupa, tetapi tidak disangka kejadian yang sama terulang kembali. Menurutnya, pelibatan pihak ketiga karena pembangunan diswakelolakan bukan berarti harus menyerahkan semua uang kepada mereka.
“Kalau seperti itu namanya bukan swakelola, tetapi dipihakketigakan dan sekolah telah keliru,” ujar Alwi ditemui Bimakini.com di Dinas Dikpora.
     Mengenai kendala tersebut, Alwi menegaskan tidak akan menolerir SDN 07 dan mengisyaratkan akan memberikan sanksi apabila persoalan itu tidak segera diselesaikan. Begitu pun rencana SDN 07 untuk melapor Ruslan kepada Kepolisian, tidak ingin mengintervensi dan mengaku laporan pertanggungjawaban tetap harus segera dilakukan sekolah.
   Sebelumnya, rehabilitasi pembangunan dua lokal ruangan kelas SDN 07 Kota Bima terpaksa tidak bisa dilanjutkan. Penyebabnya, diduga panitia pembangunan, Ruslan warga Kelurahan Kumbe menilep anggaran sebesar Rp20 juta lebih yang diamanahkan sekolah untuk membeli material bangunan. (BE.20)
   
 

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pendidikan

Bima, Bimakini.- Lembaga Pemantau dan Pengawas Korupsi (LPPK) NTB bersama Garda Muda LPPK NTB, Senin (17/10/2016) menyuarakan aspirasi di depan Dinas Dikpora Kabupaten Bima....

Pendidikan

Kota Bima, Bimakini.com.-  Pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima belum menerima  laporan dari SMK 45 Kota Bima  berkaitan dengan kasus oknum...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.com.- Aksi pemalangan sekolah kembali terjadi. Kali ini menimpa  Sekolah Dasar Negeri (SDN) Inpres Palisondo Desa Sondosia, Kecamatan Bolo. Aksi itu diduga dilakukan Bahrudin ...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.com.- Setelah duakali diundang tidak hadir, akhirnya pejabat Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura menghadiri rapat bersama Komisi II DPRD Kabupaten Bima, Senin...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.com.- Persoalan pedagang bakulan dan sejenisnya di pasar Tente Kecamatan Woha, belum  ada titik akhir. Kepala Pasar Tente Kecamatan Woha, Agus Salim, SSos,...