Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Dishubkominfo terus Tertibkan Jalur Angkutan Kota

Kota Bima, Bimakini.com.- Jajaran Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Bima yang bertugas di terminal Kumbe Kecamatan Rasanae Timur, terus menertibkan angkutan kota (bemo) yang menaikan muatan keluar kota, seperti ke Kecamatan Wawo, Sape, dan Lambu Kabupaten Bima. Penertiban itu dilakukan agar bus angkutan bisa mendapatkan muatan sesuai jalur operasi yang ditentukan.

      Kepala Terminal Kumbe, Hairil, mengatakan, sebenarnya sudah ada kesepakatan bahwa angkuta kota itu hanya beroperasi sekitar Kota Bima, kecuali mereka istirahat pulang pada sore hari bagi angkutan kota di Wawo, Sape, dan Lambu. Namun, dengan cara persuasif yang dilakukan selama ini, kurang diperhatikan, sehingga banyak supir bus yang protes mengenai pelanggaran jalur operasi itu.
       “Kita langsung mencegat jika ada supir nakal yang tetap berani melanggar jalur operasi mereka. Bahkan, ada yang diturunkan paksa muatannya. Apalagi, jika kedapatan beroperasi di siang hari,” ujarnya di terminal Kumbe, Selasa (15/1).
       Pengawasan ketat seperti itu, kata dia, dilakukan agar ada keadilan mencari muatan. Jalur operasi sudah ditentukan tinggal dilaksanakan saja. Namun, masih ada yang membandel hingga tidak mentaati aturan main. Maka tidak heran jika banyak supir bus memrotes di jalanan dengan menahan dan menurunkan muatan bemo yang tidak sesuai aturan.
         Bayangkan, katanya, saat ini keadaan penumpang yang menaiki bus sangat sedikit, sekali jalan paling tinggi sekitar 10 hingga 15 penumpang saja, padahal satu bus seharusnya 24 penumpang. Bukan hanya itu, terkadang setelah diberikan hak pasang atau menunggu penumpang sesuai jam yang telah ditentukan belum ada penumpang atau terlalu sedikit.
“Ketimbang rugi, supir juga berhitung mengenai pemasukan dan pengeluaran. Jika lebih banyak pengeluaran mereka terkadang memutuskan untuk tidak jadi berangkat,” katanya.
       Oleh karena itu, katanya, diminta kepada supir angkutan kota agar menyadari posisi masing-masing. Jangan sampai karena persoalan itu menyebabkan mereka saling menyikut. Padahal, mereka sama-sama mencari makan. Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan pihak Dinas Perhubungan khususnya penjaga terminal mengawasi secara ketat supir nakal yang tidak taat aturan.
       “Daripada muncul masalah lebih baik kita lakukan  pengawasan secara ketat agar tidak mengganggu jalur operasi bus Kumbe-Wawo, Kumbe-Sape, dan lainnya,” katanya.
      Tidak hanya itu, katanya, petugas terminal juga memiliki informan yang mengawasi di pasar maupun pusat pertokoan, seperti Sumber Mas. Jika ada bemo kota yang mengangkut barang di sana akan diberitahukan kepada petugas terminal Kumbe agar kendaraan itu dicegat. Tindakan itu untuk menertibkan jalur yang seharusnya dilakukan.
      Saat ini, katanya, ongkos bus Kumbe-Sape-Lambu sebesar Rp7.500, sedangkan Kumbe-Wawo Rp4.500. Bagi supir yang dicegat akan dibina supaya sadar dan mereka diharuskan mencari penumpang sesuai jalur yang telah ditentukan.
“Kita berharap dengan pengawasan ketat seperti itu antara supir bus dengan supir mobil angkutan kota bisa jalan beriringan sesuai jalur masing-masing dan tidak saling bersinggungan dengan jalur operasi bemo kota dengan bus angkutan ke luar kota,” katanya. (BE.13)

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Wakil Bupati (Wabup) Bima, Drs. H. Dahlan M. Nur melakukan inspaksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Perhubungan (Dishbu) yang baru ditempati di...

Pemerintahan

Kota Bima, Bimakini.- Sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor: KP 588 Tahun 2016, Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Dompu meraih anugerah plakat...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Bima, Kamis (24/11/2016) menggelar Expo Teknologi Informasi (Sistem Informasi) Kabupaten Bima 2016. Kegiatan yang dibuka...

Pendidikan

Bima, Bimakini.- Paket internet sekolah yang diterima oleh pemerintah kabupaten Bima, saat ini sedang didistribusikan. Jumlah sekolah yang menerima bantuan tersebut sebanyak 30 ya...

Pemerintahan

Mataram, Bimakini.- Wakil Gubernur NTB, M. Amin, SH.,M.Hum membuka Rapat Koordinasi Teknis Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Se – Provinsi NTB. Rakornis yang dihelat...