Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Jembatan Desa Bajo Diharapkan Digenjot

Bima, Bimakini.com.- Setelah dilabrak banjir tiga tahun lalu, jembatan Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima mulai dikerjakan awal Januari tahun 2013. Sejumlah warga pun mengapresiasi perhatian pemerintah karena telah membenahi fasilitas penunjang transportasi darat tersebut. Pelaksanaan proyek diharapkan dikebut, sehingga lalulintas pengendara semakin lancar dan warga terhindar dari luapan banjir.

Warga Bajo, Ramlah, mengatakan sejak jembatan utama dibongkar dan setelah kontraktor membangun jembatan sementara, warga setempat selalu kuatir, karena sebelumnya banjir sudah pernah meluap hingga pemukiman penduduk akibat aliran sungai tersumbat bangunan jembatan sementara yang bersentuhan dengan bibir sungai.

    “Terimakasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Bima, namun kami berharap jika bisa pengerjaan jembatan dituntaskan secepatnya, sehingga jembatan sementara bisa dibongkar, karena itu juga yang menahan laju banjir sehingga meluap ke kampung,” katanya di Bajo, kemarin.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

    Diakuinya, pelaksanaan pembangunan jembatan memang terhambat karena kerap naiknya air pasang dan banjir. Hal itu juga diamati warga. Namun,  pemerintah diharapkan tetap menggenjot proyek tersebut. “Bukan saja kami yang selalu kuatir, kami lihat pengendara juga nggak nyaman kalau lewat jalan becek, terutama sepeda motor, kalau salah putar setir sedikit bisa jatuh ke sungai. Makanya, lebih cepat tuntas akan lebih baik,” katanya.

    Desakan yang sama diungkapkan warga lainnya, Adhar. “Harapan kami jembatan secepatnya diselesaikan, karena kami kuatir kalau lama-lama nanti jembatan sementara bisa ambruk atau terbawa banjir. Kalau seperti itu nanti pengendara yang repot, hujan-hujan nggak bisa lewat,” katanya.

    Bapak satu anak ini berharap, pemerintah tidak hanya membenahi jembatan namun melakukan normalisasi jalur sungai di desa setempat. Sebab beberapa waktu terakhir, banjir kerap meluap. “Kalau bisa di bagian hulu dan hilir sungai dikeruk dan dibangun pembatas, karena yang baru terpasang baru di sisi kanan bronjong dari PNPM,” katanya. (BE.17)

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- PPK BWS NT 1 dan Dinas PUPR Kabupaten Bima meninjau kondisi jembatan penghubung Desa Rasabou – Kara Kecamatan Bolo, Selasa (27/7/2021), sekitar...

Pemerintahan

Kota Bima, Bimakini.- Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi, SE, bersama Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, Rabu (8/1) meresmikan jembatan Dodu I,...

Peristiwa

Dompu, Bimakini.- Ketua DPRD Dompu, Yuliadin, SSos, saat ini intensif menyerap aspirasi masyarakat. Jumat dan Sabtu ini, berkunjung ke Pulau Bajo Desa Kwangko Kecamatan Manggelewa....

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Jembatan penghubung antara Desa Rasabou dan Desa Kara kembali disorot. Kali ini, pemerintah dua desa memanggil Pendamping Desa Teknik Infrastruktur (PDTI) Tamrin,...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Perhelatan Lomba Desa Tingkat Kabupaten Bima dimulai tanggal 23 Maret hingga 13 April 2017. Diawali di Desa Mawu Kecamatan Ambalawi dan berakhir...