Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

Ketua LPMP NTB Tersinggung soal Uji Kompetensi Kasek

 Dompu, Bimakini.com.-Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan NTB, Drs. Muhammad Irfan, menyoroti  Dinas Pendidikan, Pemuda, dan  Olahraga (Dikpora) Dompu dalam hal uji kompetensi guru. Ditegaskannya, lembaga yang berwenang melakukan itu adalah LP2KS.

Bahkan, Irfan lugas menyatakan tersinggung karena tidak dilibatkan dalam uji kopetensi seorang calon Kepala Sekolah (Kasek). Dia meminta agar kebijakan itu ditinjau karena dikuatirkan akan sia-sia saja.
Katanya, jika ingin menguji kompetensi para Kepala Sekolah harus melibatkan LP2KS dan LPMP. “Terus-terang tak usah ada uji kompetensi, kalau sertifikatnya diterbitkan oleh Bupati,” ujarnya dan menambahkan karena itu akan membuang-buang waktu dan anggaran, karena ada lembaga khusus yang menangani itu.
Katanya, dalam Permendiknas Nomor 50 Tahun 2008 dijelaskan hal itu. Irfan mengaku ketika membaca koran Bupati Dompu  memasang dasi bagi peserta calon Kasek yang mengikuti uji kompetensi tidak tertarik. Aspek yang menarik bagi LPMP yakni ketika membaca Dinas Dikpora Dompu menggelar uji kopetensi bagi Kasek.  “Kalau ingin mengadakan uji kompeteni calon Kasek harus menggandeng LPMP dan LP2KS. Uji kompetensi oleh lembaga yang berwenang akan menghilangankan subjektivitas penilaian,” katanya.
Selain itu, agar calon Kasek yang akan diuji memiliki nomor induk nasional dan dirangking.  Jika diuji oleh lembaga yang bukan memiliki kewenangan, maka hasilnya juga tidak seperti yang diharapkan.
“Dalam aturan itu sudah jelas, guru yang akan menduduki Kasek akan dilakukan berbagai tahapan pengujian seperti uji tulis, akademis, UJT selama
dua bulan sehingga akhirnya dapat diketahui perangkingannya,” jelasnya.       
Sekretaris Dinas Dikpora Dompu, Wahyudin, S.Sos, M.Si, menanggapi sorotan LPMP NTB soal uji kompetensi yang tidak melibatkan lembaga berwenang. Menuut Wahyudin, sebelum menggelar program uji kompetensi telah banyak berbicara, mendengarkan, dan mengumpulkan berbagai aspirasi  dari berbagai pihak terkait. Supaya uji kompetensi calon Kasek itu tidak sia-sia, pihak DPRD melakukan dialog dan pembicaraan dengan Bupati soal formulasi apa yang akan ditempuh terkait sorotan  itu.
    Anggota DPRD Dompu, Ahmad MK, SH, M.Hum, mengapresiasi yang dilakukan LPMP NTB ini. Berkaitan dengan kondisi pendidikan Dompu, dia prihatin dan ini merupakan pekerjaan rumah bagi jajaran pendidikan, seluruh elemen masyarakat dan Pemkab Dompu. Mulai dari jumah guru yang S1 yang masih kurang dan beberapa hal lainnya. “Saya terus-terang sangat prihatin,” ujarnya.
Ke depan, kata Ahmad MK, agar  lulusan SI nanti bukan dari perguruan tinggi sembarangan dan bukan asal mendapatkan gelar sarjana, tetapi mengabaikan mutu. Mutu guru sangat menentukan mutu pendidikan.
Selain itu, Ahmad MK juga memaparkan, dari 537 guru yang diuji kompetensinya, hanya sedikit yang mendapatkan nilai tinggi. “Kualitas murid sangat ditentukan kualitas guru,” ujarnya.
    Anggota DPRD Dompu, H. Didi Wahyudi, SE, mengatakan rendahnya profesionalitas guru dan Kasek dalam keteladanan juga menyebabkan keterpurukan pendidikan,  karena itu kualitas guru dan Kasek harus menjadi hal utama dibenahi.
Didi mengaku banyaknya persoalan yang terjadi akhir-kahir ini terhadap lingkungan sekolah, tidak luput dari regulasi dunia pendidikan yang setiap waktu diubah. Diharapkan perilaku dan pola pendidikan mengarahkan kepada pemberian metode pengajaran yang tepat.
Anggota Dewan lainnya, Kurnia Ramadhan, mengakui bukti konkrit dari pemerintah dan DPRD dalam memajukan dunia pendikanan, yakni alokasi dana pendidikan pada APBD Dompu melebihi 20 persen. (BE.15)
 

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Berita

Jakarta, Bimakini.- NTB, khususnya Pulau Sumbawa memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu contoh atau rolemodel yang visionable atau berkelanjutan. Hal itu...

CATATAN KHAS KMA

SAYA tidak punya pengalaman yang cukup untuk menulis tentang olah raga. Sejak pertama menjadi wartawan pun, saya lebih banyak menjadi wartawan bisnis, walau kadang...

CATATAN KHAS KMA

ADALAH Institut Perempuan untuk Perubahan Sosial (InSPIRASI) NTB pada 7 Desember 2019 lalu, mencanangkan gerakan Save Teluk Bima. Kegiatan dua hari itu, menjadi heboh...

NTB

Mataram, Bimakini.- Harmoni kehidupan masyarakat Nusa Tenggara Barat dibawah kepemimpinan Gubernur Dr. TGH M Zainul Majdi atau akrab disapa TGB, terwujud dan terjaga dengan...

Berita

Bima, Bimakini.-  Sejumlah pemuda terlihat sibuk di Pantai Lariti, Desa Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Mereka memungut sampah-sampah yang berserak, mengumpulkannya. Itu mereka lakukan...