Olahraga & Kesehatan

Pendataan Peserta Jamkesmas harus Melibatkan Ketua RT/RW

Kota Bima, Bimakini.com.-   Pemerintah Kota (Pemkot) Bima, Dinas Kesehatan (Dikes), dan Badan Pusat Statistik (BPS) harus membenahi pola pendataan peserta kartu Jaminan Kesehatan Nasional (Jamkesmas), menyusul berbagai protes yang selama ini muncul di tengah masyarakat. Demikian saran  warga Kota Bima, Yasin M. Saleh, Senin (27/1) lalu, di halaman kantor Pemkot Bima.

Menurutnya, saat pendataan peserta Jamkesmas,  harus melibatkan masyarakat seperti unsur RT/RW yang mengetahui kondisi riil. Pihak yang mengetahui kondisi masyarakat bukanlah para pejabat atau Kepala Daerah, namun perangkat paling bawah. Mereka bisa menjamin kevalidan data yang dijadikan acuan dalam program, seperti Jamkesmas.

Yasin menyayangkan tidak meratanya pendataan peserta Jamkesmas seperti yang terjadi di Kelurahan Mande dan beberapa kelurahan lainnya. Selain itu, tidak tepat sasaran. Dia menyarankan  yang pertamakali mendapatkan kartu sehat itu adalah anak yatim-piatu.   Selain itu, kalangan janda yang kehidupannya sangat memrihatinkan. Munculnya kartu Jamkesmas diharapkan bagi masyarakat yang sangat tidak mampu memiliki jaminan untuk perawatan kesehatannya.

      Yasin tidak ingin menyalahkan siapapun dalam kasus tidak meratanya peserta Jamkesmas, namun menginginkan agar bisa diperbaiki. “Di sini tidak ada yang salah, ini adalah pelajaran yang harus diperbaiki. Saya ingin untuk peserta Jamkesmas bisa diutamakan masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Ketua RT ini. (BE.18)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.

Bimakini.com adalah portal berita Bima Dompu Terkini. Bagian dari Bimeks Group.

Alamat: Jl. Gajah Mada No. 46 BTN Penatoi Kota Bima, NTB Tlp: 0374-646840, 08233-9031009, 0853-33143335, 0852-53523401. E-mail: info[at]bimakini[dot]com

APLIKASI ANDROID

Fanpage

Copyright © 2016 Bimakini.com. Portal Berita Bima Terkini.

To Top