Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Tim Tagana terus Bantu Korban Rob di Ambalawi dan Wera

Bima, Bimakini.com.-Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bima melalui tim Tagana, terus membantu warga korban gelombang pasang air laut (rob) yang menghantam pesisir utara Kecamatan Wera dan Ambalawi, Selasa (8/1) lalu. Bahkan, menyiapkan tenda besar dan dapur umum.

Kepala Dinsos Kabupaten Bima, Abdul Wahab, SH, menjelaskan, sebelumnya pemerintah desa dan kecamatan setempat menilai fasilitas itu belum diperlukan karena alasan korban untuk sementara masih bisa ditampung pada rumah keluarga dan tetangga. Mereka tetap meminta suplai bahan makanan, seperti beras, alat-alat dapur dan lainnya untuk digunakan di rumah keluarganya.
Hanya saja, katanya,  kondisi itu tidak berlangsung lama karena beberapa hari terakhir berharap tetap ada persediaan dapur umum karena masing-masing warga sibuk mengurus dirinya masing-masing. “Hingga saat ini kita tetap stand by di tempat kejadian perkara untuk memantau dan mengetahui berbagai keluhan warga agar cepat ditanggulangi,” ujar Wahab, Selasa (15/1), di Dinsos.
Kondisi itu, paparnya, sudah dilaporkan kepada PLT Bupati Bima, Drs. H. Syafrudin, M.Pd dan disepakati menyiapkan dapur umum. Apalagi, dapur mereka belum berfungsi maksimal, karena korban sibuk mencari sisa-sisa barang dari terjangan gelombang itu. Termasuk, membongkar sebagian rumah karena takut terseret gelombang pada malam harinya.
      Tim Tagana, katanya, terus bekerja keras sejak awal kejadian dan mengevakuasi korban, juga menyiapkan tenda-tenda darurat, dan lainnya, sehingga dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa.
Data terakhir yang diverifikasi di lapangan, katanya, gelombang pasang telah mengakibatkan 33 rumah hilang. Enam rumah rusak berat, enam rumah rusak sedang dan 14 rumah rusak ringan. Atau total kerusakan 59 rumah yang ditinggali 210 jiwa pada 59 kepala keluarga (KK).
Jumlah itu, katanya, masih terus dipantau karena beberapa rumah yang paling dekat hingga 20 meter dari pinggir laut belum diketahui rimbanya.
Oleh karena itu, katanya, perlu media untuk mengingatkan sekaligus menyosialisasikan agar warga yang tinggal pinggir laut itu jangan lagi membangun rumah di lokasi itu. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima bersama Camat dan Kepala Desa telah memfasilitasi lokasi alternatif yang tidak jauh dari lokasi lama untuk tempat tinggal warga.
Bayangkan, katanya, sekitar 20 meter areal lahan pemukiman warga terseret gelombang dan yang tersisa hanyalah sumur warga. Itu pun tanah sumur itu sekitar kedalaman dua meter lebih hilang, tinggal semen cor sumur itu yang tertinggal.
“Kita fokus pada masalah logistik, penyelamatan, termasuk membangun kembali rumah warga. Kita sudah laporkan ke Pemerintah Provinsi NTB dan Pusat,” katanya.
Berkaitan dengan keluhan tenda, katanya, Selasa pagi sudah tiba dari Provinsi NTB dan 27 tenda langsung disalurkan ke sana oleh Tim Tagana. “InsyaAllah Pemkab Bima bergerak cepat akan membangun kembali rumah warga di Ambalawi dan Wera,” katanya. (BE.13)   

 

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Berita

SEJAK November lalu, saya bersama tim kecil mencoba untuk membaca peta potensi apa yang bisa membantu pengembangan ekonomi masyarakat Bima. Selain meneliti data, melihat...

Peristiwa

BERIKUT lanjutan catatan dokter Akbar, relawan bencana Palu yang ditulis dengan gaya bertutur selama berada di Sulawesi Tengah. Matahari cerah menyinari RS Lapangan BSMI...

Peristiwa

SEMPAT meneteskan air mata ketika menyaksikan Palu yang porak poranda dari kaca pesawat sebelum mebdarat di kota itu. Hari pertama tiba, langsung menangani pasien...

Peristiwa

PADA bagian pertama, dr Akbar telah mengisahkan perjalanannya menuju Palu. Berikut lanjutannya, yang ditulis dengan gaya bertutur. Palu, 16 Oktober 2018 Hari Senin kemarin...

Opini

Oleh: Khairudin M. Ali*)   HARI itu, Jumat 4 September 2015. Saya meluncur ke Kantor Dikpora Kabupaten Bima untuk bergabung dengan kawan-kawan lain yang...