Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

Antisipasi Kenakalan Remaja, Polres Bima Bina Pelajar

Bima, Bimakini.com.-  Pihak Kepolisian Resort (Polres) Bima Kabupaten terus berupaya menekan penyakit masyarakat (Pekat), salahsatunya penggunaan narkotika dan obat terlarang (Narkoba)  di kalangan pelajar. Untuk memerangi kasus tersebut, kemarin Polres setempat membina siswa melalui upacara setiap sekolah di Kabupaten Bima.

Kepala Hubungan Masyarakat (Polres) Bima Kabupaten, Ajun Komisaris Polisi (AKP) H. Sarujin, SH, menjelaskan secara umum saat ini, fokus utama aparat mengutamakan upaya pencegahan atau preventif dan preentif dalam menekan angka kriminal dan Pekat. Salahsatu caranya melalui upaya sosialisasi. “Kami menyadari pendekatan persuasif lebih efektif ketimbang penindakan ataupun cara-cara represif, sehingga kami membangun komunikasi dengan komponen masyarakat, termasuk pihak sekolah,” katanya usai menjadi pembina upacara di SMAN 1 Soromandi, Senin.
    Dikatakannya, kalangan remaja, terutama pelajar sekolah menengah merupakan kelompok rentan menjadi sasaran konsumen Narkoba, minuman keras (Miras), dan terlibat dalam kasus kekerasan atau tawuran, sehingga menjadi perhatian serius aparat Kepolisian. “Tugas utama dari pelajar adalah pelajar, makanya kami mengingatkan tentang bahaya narkoba serta konsekuensi hukumnya bila terlibat di dalamnya. Ke depan, kami harapkan sekolah juga proaktif membina siswa agar tidak terpancing menggunakan Narkoba, karena selama ini banyak kasus juga menyeret pelajar,” katanya.
     Sarujin mengatakan, sesuai program yang telah ditetapkan Polres Bima Kabupaten, pembinaan dan penyuluhan terhadap siswa akan rutin dilaksanakan. Sebelumnya, aparat Kepolisian juga rutin membina tahanan. Selain sosialisasi tentang bahaya Narkoba, aparat juga membina siswa agar mematuhi ketentuan lalu lintas. “Kebetulan hari ini setiap perwira ditugaskan setiap sekolah agar menjadi pemimpin upacara setiap sekolah, kebetulan saya kebagian tugas di SMAN 1 Soromandi,” ujarnya.
        Selain menyosialisasikan tentang bahaya Narkoba di SMAN 1 Soromandi, Sarujin mengisyaratkan menyampaikan penyuluhan yang sama kepada masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa yang berpotensi menggunakan obat terlarang di sejumlah desa di wilayah setempat.
      “Kami juga berharap peranserta dari masyarakat, karena tanpa peran dan partisipasi masyarakat maka tugas Kepolisian tidak akan maksimal,” harapnya. (BE.17)
 

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

CATATAN KHAS KMA

SAYA belum pernah alami ini: handphone tidak bisa dipakai karena panas. Bukan hanya sekali, Tetapi berkali-kali. Juga, bukan hanya saya, tetapi juga dua kawan...

CATATAN KHAS KMA

CATATAN Khas saya, Khairudin M. Ali ingin menyoroti beberapa video viral yang beredar di media sosial, terkait dengan protokol penanganan Covid-19. Saya agak terusik...

Berita

SEPERTI biasa, pagi ini saya membaca Harian  BimaEkspres (BiMEKS) yang terbit pada Senin, 10 Februari 2020. Sehari setelah perayaan Hari Pers Nasional (HPN). Mengagetkan...

CATATAN KHAS KMA

ADALAH Institut Perempuan untuk Perubahan Sosial (InSPIRASI) NTB pada 7 Desember 2019 lalu, mencanangkan gerakan Save Teluk Bima. Kegiatan dua hari itu, menjadi heboh...

Berita

SEMUA yang bernyawa pasti akan mati sebagaimana firman Allah: “Dan sekali kali tidak akan menangguhkan kematian seseorang apabila telah datang waktu kematiannya, dan Allah...