Connect with us

Ketik yang Anda cari

Hukum & Kriminal

Keluarga Pastikan Sirajudin Korban Peluru Densus

ilustrasi

Dompu, Bimakini.com.-  Teka-teki keberadaan Sirajudin (21), warga Dusun Woro Desa Baka Jaya, yang menghilang pascahpenembakan tiga terduga teroris oleh tim Densus 88 Antiteror, kini semakin terkuak. Orangtua Sirajudin dan beberapa keluarga dekatnya memastikan pemuda itu menjadi korban peluru Densus 88 Antiteror, awal Januari lalu.

Keluarga besar Sirajudin sudah berangkat ke Jakarta untuk melihat dari dekat jenazah itu.     “Memang kita akan langsung ke Jakarta untuk memastikan apakah salahsatu yang meninggal itu anak saya,” ujar Fikram, orangtua Sirajudin sehari sebelum berangkat.
Informasi yang diperoleh Bimakini.com, saat ini orangtua Sirajudin dan beberapa keluarganya diketahui sudah melihat salahsatu dari terduga teroris yang tertembak oleh Densus 88 itu. Diakui, sosok itu memang Sirajudin dan kepastian itu setelah melihat mayatnya di Jakarta. “Mereka yang berangkat itu akan segera pulangkan jenazah Sirajudin,” ujar sumber keluarganya di Woro.
    Kepastian Sirajudin merupakan salahsatu yang tertembak itu, juga diakui oleh beberapa warga dan keluarganya di dusun Woro. Berdasarkan informasi dari keluarganya yang telah berangkat ke Jakarta.
     Namun, sampai saat ini, belum mendapatkan keterangan pasti dari pihak Kepolisian Resorr Dompu. Mereka belum bisa menyampaikan keterangan karena belum ada keterangan resmi dari Mabes Polri.
    Seperti diberitakan merdeka.com, tujuh terduga teroris yang ditembak mati, kini tinggal satu jenazah teroris tersisa di rumah sakit Polri. Dia adalah jenazah teroris Faiz, asal Kabupaten Dompu, yang ditembak mati pada Januari awal di sekitar terminal Ginte Dompu.
      “Tinggal Faiz yang ada di RS Sukamto. Memang dikenal sebagai Faiz asal Dompu, tapi kita harus tahu siapa dia sebenarnya. Kita tunggu identifikasi DNA dari keluarganya,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Boy Rafli di PTIK, Jakarta, Kamis (31/1).
      Boy menjelaskan sulit menemukan keluarga Faiz, sehingga jenazah Faiz masih belum bisa diidentifikasi dan dikuburkan. “Kita sulit menemukan keluarganya, kita sudah berusaha. Kita tak bisa menguburkan kalau belum ada keluarganya,” kata Boy.
     Faiz adalah satu dari tiga terduga teroris yang ditembak mati di Dompu. Dua lainnya yakni Roi alias Muhammad Rizal Effendi dan Rozi Molinga juga turut ditembak mati Densus 88. (BE.15)
 

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Unit Pidum C Sat Reskrim Polres Bima, akhirnya menetapkan seorang tersangka pada bentrokan antara sekelompok pemuda asal Desa Naru dan Desa Tente,...

Peristiwa

BERIKUT lanjutan catatan dokter Akbar, relawan bencana Palu yang ditulis dengan gaya bertutur selama berada di Sulawesi Tengah. Matahari cerah menyinari RS Lapangan BSMI...

Peristiwa

SEMPAT meneteskan air mata ketika menyaksikan Palu yang porak poranda dari kaca pesawat sebelum mebdarat di kota itu. Hari pertama tiba, langsung menangani pasien...

Peristiwa

PADA bagian pertama, dr Akbar telah mengisahkan perjalanannya menuju Palu. Berikut lanjutannya, yang ditulis dengan gaya bertutur. Palu, 16 Oktober 2018 Hari Senin kemarin...

Berita

Kota Bima, Bimakini.-  Ratusan orang tua murid SDIT/TKIT Insan Kamil Kota Bima mengikuti  sosialisasi Pendidikan Keluarga, Pengasuhan Positif di Era Digital. Hadir sebagai narasumber,...