Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Puluhan Pegawai Kopi Tambora Merana

Bima, Bimakini.com.-  Puluhan pegawai kontrak  yang dipekerjakan di perkebunan Kopi Tambora kini merana. Selama dua bulan belum mendapatkan gaji dan beras  jatah dari Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bima. Keterlambatan ini menyebabkan para pegawai enggan bekerja dan mengecam pemerintah yang tidak peduli terhadap nasib mereka.

Padahal,  mereka mengaku sudah bekerja keras memelihara kebun kopi milik pemerintah tersebut. Apalagi, saat ini ladang milik mereka belum memasuki masa panen. “Dinas Perkebunan tidak pernah serius mengurusi nasib kami. Padahal, kami sudah bekerja keras,” ujar  Muksin, mewakili pekerja lainnya di Tambora, akhir pekan lalu.

   Kini 47 pegawai  harus meminjam beras  warga lain untuk menyambung  hidup mereka. Keterlambatan pembayaran gaji dan tunjangan beras ini, diakui mereka sering sekali terjadi.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

    Menanggapi keluhan itu, Kepala Disbun Kabupaten Bima, Ir. Heru Priyanto, meminta maaf dan pengertian para pegawai. Menurutnya, keterlambatan pembayaran gaji dan tunjangan tidak bisa dihindari karena masalah birokrasi dan administrasi yang  membutuhkan waktu relatif lama. Selain itu, karena setiap tahun ada verifikasi ulang dan perpanjangan kontrak pegawai maka pihaknya harus mengecek terlebih dahulu keberadaan pegawai.

     “Biasanya tiap tahun ada sejumah pegawai yang minta keluar, sehingga harus ada penerbitan SK baru dan perpanjangan yang lain,” ujarnya kemarin.    

    Heru mengakui pihaknya akan berupaya mencari alternatif lain agar beras  pegawai bisa segera ditanggulangi dahulu. “Sambil menunggu penyelesaian administrasi, kami akan pengupayakan mencari pinjaman beras untuk para pegawai Kopi Tambora,” ungkapnya. 

Pegawai Kopi Tambora setiap tahun mendapat jatah beras 20 kg/KK dan gaji Rp200 ribu sebagai kompensasi kerja mereka. (BE.14)  

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Program bedah rumah di Desa Oi Bura Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima disoalkan oleh anggota kelompok penerima bantuan. Dana bersumber dari Dinas Sosial...

Opini

Oleh: Fika Septiandari Percayakah anda, kopi sachet yang biasa akan biasa di minum itu berasa dari kopi berkualitas rendah? Coba perhatikan baik-baik ! Harga...

Ekonomi

Bima, Bimakini.- Hasil hutan bukan kayu (HBK) seperti hasil tanaman kopi yang dikelola warga  pada hutan tutupan Negara di Dusun Kawae Desa Maria Utara Kecamatan...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bima, Kamis (9/3/2017) memantapkan persialan untuk pelaksanaan event Bike Camp dan Trabas jelajah Tambora. Persiapan kegiatan itu dengan...

Jalan-jalan

Dompu, Bimakini.- Anda pernah mendengar Pantai Ombo  di Desa Doropeti Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu? Saat ini merupakan destinasi baru wisata yang  ramai dikunjungi warga....