Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Wartawan Bima Serahkan Bantuan untuk Keluarga Anas

Sofiyan saat menyerahkan bantuan

Kota Bima, Bimakini.com.- Sejumlah wartawan Bima, Senin (11/2) pagi menyerahkan bantuan uang sebesar Rp2,5 juta untuk keluarga almarhum Anas Wiryanto, terduga teroris yang tewas ditembak densus. Uang itu dimaksudkan untuk membantu meringankan beban istri dan empat orang anak almarhum yang ditinggalkan.

Penyerahan bantuan tersebut diwakilkan oleh Sofiyan Asyari, wartawan Bimeks dan diterima oleh isti korban, Yuni di Kelurahan Penatoi didampingi sejumlah keluarga.

Sofiyan Asyari mengungkapkan bahwa semua bantuan uang tersebut merupakan hasil penggalangan dana bersama wartawan lainnya kepada sejumlah pihak dalam waktu seminggu. Para dermawan yang menyumbang dana diakui ada yang menyerahkan langsung dan ada juga melalui rekening.

Dikatakannya, penyerahan bantuan kepada keluarga almarhum Anas semata-mata karena melihat sisi kemanusiaan dan sesama muslim. Sepeninggal almarhum beban istri untuk menghidupi empat orang anaknya tentu sangat berat. Untuk itu, diharapkan dana tersebut bisa menjadi modal usaha meringankan beban.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

“Alhamdulillah, setelah diserahkan. Istri dan keluarga almarhum menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut menyumbang,” ujar Sofiyan.

Penyerahan bantuan seperti itu ungkapnya bukanlah yang pertama tetapi merupakan ketiga kalinya. Sebelumnya, wartawan juga telah menyerahkan bantuan kepada keluarga Firdaus, terduga teroris yang tewas di Ponpes UBK dan keluarga Bahtiar di Desa Timu Kecamatan Bolo.

Namun, diakuinya penggalangan dana oleh wartawan bukan hanya dilakukan untuk korban terduga teroris tetapi kepada siapapun yang tertimpa musibah dan membutuhkan bantuan. Bahkan, bersama wartawan lain berencana membuka rekening khusus untuk menampung bantuan dari berbagai pihak. (BE.20)

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

CATATAN KHAS KMA

  ‘’SAYA mau tes daya ingat pak KMA,’’ katanya kepada saya suatu waktu. KMA itu, singkatan nama saya. Belakangan, semakin banyak kawan yang memanggil...

CATATAN KHAS KMA

SAYA belum pernah alami ini: handphone tidak bisa dipakai karena panas. Bukan hanya sekali, Tetapi berkali-kali. Juga, bukan hanya saya, tetapi juga dua kawan...

CATATAN KHAS KMA

  TADI malam saya benar-benar kaget. Juga sangat berduka. Saat mengikuti tausyiah Prof Ahmad Thib Raya di Salama, saya menerima kabar duka itu. Saya...

CATATAN KHAS KMA

WARTAWAN senior Dahlan Iskan menulis skala kekecewaan pakar komunikasi yang juga pengajar Ilmu Jurnalistik, Effendi Gazali. Angkanya fantastis, 9.5 pada skala 0-10. Nyaris sempurna...

CATATAN KHAS KMA

HARI itu, Jumat 8 Oktober 2019. Saya menjadi narasumber workshop yang digelar Dewan Pers di Kota Bima. Bersama saya, ada Hendry Ch Bangun. Anggota...