Connect with us

Ketik yang Anda cari

Dari Redaksi

Ekspektasi Pelajar

Setiap pergantian elit selalu diikuti buncahan harapan publik. Berbagai kalangan. Pelajar sekolah menengah dan mahasiswa yang menjadi pemilih pemula juga demikian. Harapan-harapan mereka bungkus dalam sudut pandang masing-masing. Antara lain, menciptakan rasa aman bagi semua warga.  Meskipun lebih dominan  tugas aparat keamanan, namun koordinasi dan teknis pendekatan diharapkan dari para pemimpin. Segera bereaksi ketika muncul riak-riak, sehingga dampak bisa diminimalisasi.

Berpolitik tanpa merayu pemilih menggunakan uang (money politics). Sisi ini juga menjadi tilikan para pelajar. Mereka menganalogikan jalan ceritanya secara sederhana. Jika mereka memenangkan kompetisi, maka setelah menjabat berpotensi menguras dana pembangunan untuk pundi-pundi pribadi. Seperti kata sindiran ‘tidak ada makan siang gratis’. Berpolitik dalam konteks Indonesia hari ini masih kental kesempatan untuk mencari kerja baru, bukannya mewakafkan diri untuk kemaslahatan. padahal seharusnya dana itu untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Fenomena semakin menebalkan keraguan publik terhadap tingkah-polah politisi.
Ada juga ekspektasi kaum muda terhadap para calon pemimpin Kota Bima nanti. Yakni figur yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kemajuan daerah yang diekspresikan dengan melaksanakan tugas dan kewajibannya penuh amanah, cerdas, dan niat baik.
Rangkaian ekspektasi ini selayaknya menjadi bahan renungan bagi para calon pemimpin. Harapan kaum muda itu mesti mampu dipenuhi sebagai pembelajaran politik bagi mereka sebagai generasi mendatang. Jangan sampai ketika awal bersentuhan dengan perpolitikan, kaum muda mendapati kesan bahwa mereka memasuki ‘dunia kucing-kucingan, pat-gulipat tidak henti, dan kubangan gontok-gontokan’. Jauh dari fatsun politik yang diajarkan di dunia pendidikan.
Kita berharap para calon pemimpin memahami harapan kaum muda ini dan terbaluti rasa malu yang teramat  dalam ketika mencoba mengkhianati amanah rakyat. Jangan ajarkan anak-anak masa depan Mbojo itu,  pelajaran politik rendahan dan perilaku munafik. (*)
 

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pendidikan

Kota Bima, Bimakini.- Tiga siswa terlibat aksi tawuran beruntun beberapa hari terakhir  diamankan oleh anggota Tim Patmor  di belakang jalan antara SMAN 2 dan...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini. – Menanggapi video viral pelajar yang berdebat dengan anggota Sat Lantas saat ditilang, Kasat Lantas Polres Bima Kabupaten, IPTU Caka Gde Putu,...

Berita

Kota Bima, Bimakini.-  Video viral anak SMA yang protes Polantas dengan bahasa Bima, kini makin populer saja. Di fanpage Otosia.com, hingga Kamis pagi, 3...

Pendidikan

Bima, Bimakini.- Beberapa siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN)   terlibat tawuran di persimpangan  Tente Kecamatan Woha, Rabu (27/09) siang. Siswa yang  masih memakai  seragam...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.com.- Seorang pelajar di Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, harus berurusan dengan aparat keamanan. H (15) diduga hendak mencuri di rumah tetangganya, M (45)...