Connect with us

Ketik yang Anda cari

Hukum & Kriminal

Keluarga Ahmad Tagih Janji Polres Bima Kota

Bima, Bimakini.com.-  Sejumlah keluarga almarhum Ahmad, guru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Woha Kabupaten Bima yang meninggal akibat dibunuh sejumlah preman di sekitar Wadumbolo, beberapa waktu lalu, menagih janji Kapolres Bima Kota. Karena hingga sekarang pelaku pembunuhan yang diduga berjumlah lima orang, belum seluruhnya ditangkap.

Sepupu korban, Eti Kurniati, mendesak aparat Kepolisian Resort Bima Kota scepatnya menangkap pelaku, seperti yang pernah dijanjikan kepada warga Talabiu dan keluarga almarhum. “Sekarang kok tidak ada tindaklanjutnya, setelah kami tidak tagih kok malah didiamkan begini. Masa untuk nangkap orang yang sudah jelas identitasnya saja butuh waktu berbulan-bulan atau sampai setahun?” tanyanya di Talabiu, kemarin.
Eti mengaku kecewan terhadap  respons dan kerja aparat yang terkesan lamban dalam menuntaskan kasus kematian Ahmad. “Kami memang tidak terlalu setuju dengan pemblokiran jalan kemarin-kemarin, tapi kami sangat mengingkan agar pelaku ditangkap. Kalau masih keliaran begini bisa saja menjadi teror dan masalah baru nantinya,” sesalnya.
Hal yang sama diungkapkan keluarga korban lainnya, Abdul Gafur. “Korban itu merupakan ipar saya. Sampai sekarang kami masih merasa kehilangan almarhum. Namun, sedikit yang kami sesalkan mengapa pelaku kejahatan yang sudah jelas identitasnya dikantungi aparat belum juga ditangkap, sedih rasanya kami kalau begini, mungkin almarhum juga nggak bisa tenang,” katanya.
Dikatakannya, mestinya sikap lunak warga yang koorperatif dengan mengakhiri aksi pemblokiran jalan direspon positif juga aparat dengan secepatnya menuntaskan kasus pembunuhan tersebut. “Kalau begini modelnya bukan saja kami keluarga yang kecewa, tapi masyarakat Talabiu secara umum,” katanya. (BE.17)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

CATATAN KHAS KMA

SAYA belum pernah alami ini: handphone tidak bisa dipakai karena panas. Bukan hanya sekali, Tetapi berkali-kali. Juga, bukan hanya saya, tetapi juga dua kawan...

CATATAN KHAS KMA

CATATAN Khas saya, Khairudin M. Ali ingin menyoroti beberapa video viral yang beredar di media sosial, terkait dengan protokol penanganan Covid-19. Saya agak terusik...

Berita

SEPERTI biasa, pagi ini saya membaca Harian  BimaEkspres (BiMEKS) yang terbit pada Senin, 10 Februari 2020. Sehari setelah perayaan Hari Pers Nasional (HPN). Mengagetkan...

CATATAN KHAS KMA

ADALAH Institut Perempuan untuk Perubahan Sosial (InSPIRASI) NTB pada 7 Desember 2019 lalu, mencanangkan gerakan Save Teluk Bima. Kegiatan dua hari itu, menjadi heboh...

Berita

SEMUA yang bernyawa pasti akan mati sebagaimana firman Allah: “Dan sekali kali tidak akan menangguhkan kematian seseorang apabila telah datang waktu kematiannya, dan Allah...