Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Nelayan Diharapkan Menjaga Terumbu Karang

http://www.jawaragroup

ilustrasi

Bima, Bimakini.com.-Konservasi dan pemeliharaan terumbu karang sangat penting untuk menjaga kelestarian laut dan kontuinitas hasil penangkapan nelayan. Untuk itu, seluruh warga pesisir diharapkan mendukung upaya tersebut. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bima, Ir. Hj. Nurma, kemarin, saat sosialisasi program kelautan di dermaga desa Bajo Kecamatan Soromandi.

       Pada kegiatan yang dihadiri puluhan nelayan dan pendamping program kelautan tersebut, Nurma mengingatkan, partisipasi masyarakat pesisir menjaga terumbu karang sangat penting. Sebab, bila biota laut tersebut sudah rusak, maka akan berpengaruh terhadap sumberdaya perikanan atau jumlah tangkapan nelayan. “Untuk itu, mari kita sepakat menjaga laut kita, menjaga terumbu karang, berarti juga menjaga masa depan nelayan kita. Jadi, perlu peran serta dari Bapak-Bapak nelayan,” katanya.
                Dikatakannya, salahsatu kegiatan buruk yang harus dihindari nelayan, yakni aktivitas menggunakan bom ikan maupun racun zat potassium, karena dampak aktivitas seperti itu akan berpengaruh hingga jangka panjang. “Perlu kepedulian dari kita semua, karena kalau laut dan perairan kita tidak dijaga, maka di mana lagi kita mencari nafkah. Kalau nelayan, rata-rata pasti kehidupannya bergantung dari hasil laut,” katanya.
                Diungkapnnya, tahun ini pemerintah melalui DKP sudah menetapkan so Nggeri Desa Kananta Kecamatan Soromandi sebagai salahsatu gugusan terumbu karang yang menjadi lokasi konservasi. Hal tersebut juga sudah diusulkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan. DKP siap membantu nelayan untuk meningkatkan taraf hidup. Salahsatu upaya itu, tahun ini Kabupaten Bima mendapatkan alokasi dana melalui Program   Usaha Mina Perdesaan (PUMP) untuk 15 kelompok tangkap, PUMP budidaya dan pengolahan.
     “Selain itu, kita juga mendapatkan Pugar (Peningkatan Usaha Garam) dan sertifikat untuk tanah nelayan,” katanya. (BE.17)

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Ekonomi

Dompu, Bimakini.- Masyarakat Pulau Bajo Desa Kwangko Kecamatan Manggelewa,Kabupaten Dompu yang  keseharianya  sebagai nelayan memiliki cara tersendiri untuk mengungkapkan rasa bahagianya usai melaut. Seperti...

Ekonomi

Bima, Bimakini.- Pemerintah Kabupaten Bima, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, terus menyalurkan bantuan khususnya bagi nelayan. Dipastikan, di tahun 2020 ini, bantuan yang akan...

Ekonomi

Kota Bima, Bimakini.- Sekitar 20 perahu nelayan asal Langgudu, Kebupaten Bima, terpaksa harus parkir di Pantai Lawata, Kota Bima, Ahad (1/3). Mereka sudah beberapa...

Ekonomi

Kota Bima, Bimakini.- Angin kencang dan gelombang tinggi yang menerjang wilayah Bima dan sekitarnya hingga akhir Januari 2019 ini, kian ganas. Bahkan  mencapai ketinggian...

Ekonomi

Kota Bima, Bimakini.- Cuaca buruk yang melanda Bima dan sekitarnya satu bulan belakangan ini, memaksa para nelayan “menggantung” alat nelayan. Bahkan untuk menutupi kebutuhan...