Connect with us

Ketik yang Anda cari

Dari Redaksi

Video Mesum itu

Kita dikagetkan lagi dengan kemunculan video mesum yang melibatkan warga Kota Bima dan diduga pasangannya oknum aparat hukum. Lebih ‘panas dan vulgar’ dari yang selama ini muncul di Dana Mbojo. Masih diselidiki lebih jauh latarbelakang kejadiannya. Jelas saja, kasus itu disayangkan karena pornografi terekam di areal publik dan menjadi tontonan gratis. Masyarakat telah menerima ‘racun’ yang merusak moralitas. Sebelumnya, sejumlah kasus sejenis terungkap dan menghebohkan publik.

Ada yang menguatirkan dari perilaku sosial sebagian dari kita. Merekam sendiri ‘kejahatan seksual’ entah dengan maksud apa. Kebocoran gambar porno  itu ke ruang publik bak virus liar yang menyebar cepat seantero wilayah. Mereka yang terlibat dalam hal ini mesti dimintai pertanggungjawaban sesuai peraturan hukum. Teknologi telah memudahkan segala sesuatu bisa diakses cepat, luas, dan mudah. Demikian juga dengan file-file porno. Kita tidak bisa menjamin adegan itu bebas dari pelototan remaja lainnya dan anak-anak.
Saat ini, razia file ‘1mg’ itu pada telepon seluler pelajar mendesak dilakukan untuk menghapus jejak mesum itu. Meski kecanggihan teknologi dengan sistem kloningnya tidak bisa dicegah, setidaknya ada upaya yang dilakukan ketimbang hanya menyesalinya. Selain itu, jangan sampai para pelajar terjebak adegan seperti itu dan memenggaruhi pikiran mereka.
    Kasus ini harus ditelusuri lebih jauh karena tampaknya merupakan delik umum. Kesepakatan tidak saling melapor di antara wanita yang diduga pemeran dan pria yang diduga menyebarkannya, merupakan hak mereka. Tetapi, daya penetrasi dampaknya terhadap masyarakat mesti diperhitungkan.
   Kita mengharapkan kasus video mesum itu diselidiki lebih jauh. Bisa jadi masih menjadi target buruan semua orang, karena dari sisi ‘kualitas produksi-nya’ yang vulgar itu.
Kasus ini adalah sinyal tegas bahwa pola perilaku, sikap, dan tindakan kaum muda telah menyimpang jauh dari pesan-pesan agama. Ini peringatan bagi remaja, orangtua, dan kalangan pendidikan. Ini juga tambahan ‘pekerjaan rumah’ para ulama untuk mencerahkannya. (*)

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Gejolak asmara kedua pelajar ini rupanya tidak memandang tempat. Mereka nekat melakukan perbutan layaknya suami istri di halaman tempat ibadah. Ahad (16/12)...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini. – Menanggapi video viral pelajar yang berdebat dengan anggota Sat Lantas saat ditilang, Kasat Lantas Polres Bima Kabupaten, IPTU Caka Gde Putu,...

Hukum & Kriminal

Dompu, Bimakini.- Video mesum yang diduga melibatkan  pelajar SMAN 2   Kabupaten Dompu berinisial A dan supir, saat ini menjadi pembicaraan hangat masyarakat dan siswa...

Politik

Bima, Bimakini.com.- Hasil klarifikasi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bima terhadap Camat Woha, Dahlan, akan direkomendasikan kepada Pj. Bupati Bima, Drs. Bachrudin, untuk kepentingan...

Politik

Bima, Bimakini.com.- Quick Cound (QC) adalah produk akademis yang ditujukan sebagai penyimbang atau pengontrol hasil kerja lembaga penyelenggara Pemilu. Masyarakat tidak perlu menunggu lama...