Connect with us

Ketik yang Anda cari

Hukum & Kriminal

Antisipasi Kasus Amoral, Peran Orangtua harus Maksimal

Kota Bima, Bimakini.com.- Sederetan kasus amoral yang muncul belakangan ini, sangat disayangkan oleh sejumlah pihak. Terakhir publik dicengangkan beredarnya video tarian bugil yang diduga diperankan oleh pelajar SMAN 3 Kota Bima. Lalu bagaimana selanjutnya?

Menurut anggota Komisi A DPRD Kota Bima, Anwar Arman, SE, untuk mengeliminsai kasus amoral seperti itu, maka peran orang tua mesti dimaksimalkan. “Peran orangtua dalam lingkungan keluarga harus dimaksimalkan dalam membina anak, terutama pada aspek moral keagamaan,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera ini di ruangan Komisi A, Senin (15/4) pagi, kepada Bimakini.com.
Tidak bisa dipungkiri, katanya, pengaruh arus globalisasi dan teknologi saat ini sangat kuat terhadap pergaulan remaja dan generasi muda. Dicontohkannya, penggunaan media internet telah melanda para remaja melalui akses yang begitu mudah. Seringkali kecanggihan teknologi itu dimanfaatkan untuk hal negatif.
      Katanya, apabila anak tidak dibekali dengan keimanan kuat, mereka akan sangat mudah terjerumus ke dalamnya. Pengaruh negatif apa yang sering disaksikan anak akan mendorong mereka untuk mencoba tanpa memikirkan dampak yang akan muncul kemudian.
Penyebabnya karena mentalitas kejiwaan anak cenderung masih labil, sehingga mudah terpengaruh.
      Untuk itu, jelasnya, dibutuhkan peran pembinaan dan pengawasan dari orangtua yang maksimal terhadap pergaulan anak. Setelah itu, pemerintah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat harus bekerja sama dalam memerangi dan mencegah segala bentuk kemaksiatan yang terjadi.
       Pada aspek lingkungan sekolah, tambahnya, pembinaan keagamaan terhadap siswa dinilai masih kurang, karena porsi pendidikan agama Islam di sekolah hanya beberapa saja dalam seminggu. Oleh karena itu, mengisi kekurangan tersebut, pihak sekolah harus aktif mengadakan pembinaan keimanan dan ketaqwaan (Imtaq) di luar jam sekolah.
       Menurut Akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima, Irwan Supriadin, M.Sos.I, kondisi daerah Bima saat ini sudah semakin bebas menjadi kota metropolitan. Perubahan gaya hidup terjadi begitu cepat karena desakan ekonomi dan rendahnya kualitas dan pemahaman terhadap moral dan agama.
     Anehnya, kata Irwan, kontrol sosial masyarakat semakin melemah sehingga perilaku-perilaku seperti itu bisa semakin bebas berkembang. Menyikapi hal itu, semua pihak memiliki tanggungjawab yang sama dalam mencegah dan memulihkan kembali kondisi tersebut.
       Mengapa? Irwan mengatakan, akar dari semua permasalahan itu berawal dari masyarakat karena cenderung membiarkan semua itu terjadi tanpa ada respons. Masyarakat hanya menjadikan semua peristiwa asusila tersebut hanya bahan pembicaraan sesaat tanpa ada keinginan untuk membenahinya.
    Katanya, kita tidak bisa mengharapkan sepenuhnya kepada pemerintah dan lembaga pendidikan, apalagi ulama. Masalahnya, ranah mereka sangat terbatas, justru masyarakat atau lingkungan sosial yang seharusnya bisa memberikan reaksi atas kondisi tersebut.
     “Nah, memberikan pemahaman kepada masyarakat inilah yang menjadi tugas berat bagi kita, karena masyarakat sekarang cenderung acuh tidak acuh terhadap hal-hal seperti itu,” nilainya. (BE.20)
 

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pendidikan

Bima, Bimakini.com.- Program pemberian tunjangan profesi menjadi sorotan 3,7 juta guru di Indonesia. Hal itu setelah munculnya kabar akan dihapuskan oleh Mendikbud Muhajir Effendy....

Pendidikan

Kota Bima, Bimakini.com.-  Pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima belum menerima  laporan dari SMK 45 Kota Bima  berkaitan dengan kasus oknum...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.com.-Sekitar 58 desa di Kabupaten Bima akan menggelar pemilihan kepala desa (kades) secara serentak. Momen Pilkades harus dipandang sama dengan Pemilihan Kepala Daerah...

Pemerintahan

Dompu, Bimakini.com.- Pemuda diharapkan meningkatkan wawasan kebangsaan, juga sebagai elemen menjaga harmoni kehidupan bangsa. Saat ini, banyak yang bisa memengaruhi cara berfikir dan bertindak...

Hukum & Kriminal

Kota Bima, Bimakini.com.- Perilaku pemuda sekarang ini semakin liar asaja. Saat bulan Ramadan, masih ada sebagian dari pemuda yang  doyan mengonsumsi Narkoba jenis sabu....