Politik

Bandrol untuk Kelurahan hingga ‘2,5 Miliar’

ilustrasi

Kota Bima, Bimakini.com.-  Ada yang menarik dari penyampaian visi-misi pasangan calon Wali/Wakil Wali Kota Bima di ruangan sidang DPRD Kota Bima, Jumat (26/4) siang. Tiga pasangan saling “menjual” program unggulan yang diarahkan untuk kelurahan. Mereka saling menimpali. Mereka adalah pasangan nomor 4, Subhan-Riza (Suri), pasangan nomor 5, Sucipto-Junaidin (Sujud), dan nomor 6, Feri-Anang.

Ketiga pasangan calon itu memaparkan program prioritas dengan rencana penyediaan dana stimulan untuk kelurahan. Diawali pasangan Suri yang memasang bandrol dana stimulan per kelurahan sebesar Rp1 miliar atau mereka sebut seribu juta. Dana itu rencananya akan membiayai semua kebutuhan kelurahan per tahun, sehingga tidak perlu lagi ada proposal.
Ibarat gayung bersambut, pasangan Sujud pun tidak mau kalah menimpali bandrol yang dipasang Suri dengan jumlah yang lebih tinggi yakni Rp2 miliar per kelurahan setiap tahun. Anggaran itu, menurut Sujud, sangat rasional untuk kelurahan karena pembangunan  kelurahan belum merata.
Rupanya, pasangan nomor 6, Fery-Anang merasa tertantang dengan jumlah bandrol kelurahan yang dipasang pasangan Suri dan Sujud. Mereka  pun melibas rencana alokasi dana kelurahan sebesar Rp2,5 miliar setiap tahun.
       “Jika Suri dan Sujud hanya 1 miliar hingga 2 miliar maka kami akan menyediakan alokasi dana Rp2,5 miliar bagi masing-masing kelurahan,” terang H. Iskandar Zulkarnain, atau dikenal Anang saat penyampaian visi-misi.
      Empat pasangan calon lainnya yakni 1 Jamin, Baru, Qurma, dan Fersi memiliki program unggulan yang beberapa di antaranya ada kesamaan. Seperti program kemandirian sektor perekonomian warga tidak mampu, pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan jasa. Hanya saja, dalam penjabaran visi-misi keempatnya berbeda dan secara gamblang telah dijabarkan.
     “Penyampaian visi-misi tujuh pasangan calon telah disampaikan secara terbuka. Sekarang kembali kepada masyarakat-lah untuk melihat mana program yang dirasakan sangat baik untuk Kota Bima ke depan,” ujar Pimpinan Sidang, Alfian Indrawirawan, SE, menutup acara tersebut. (BE.20)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top