Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

Soal UN belum lengkap, Dinas Dikpora Salahkan Mendikbud

Kota Bima, Bimakini.com.-Hingga pukul 14.30 Wita Rabu (17/4) atau 17 jam sebelum hari pertama rencana Ujian Nasional (UN) SMA/SMK/MA  yang mestinya serentak dilasanakan Kamis. Jumlah paket soal ujian untuk sejumlah sekolah di Kabupaten Bima belum lengkap, diantaranya untuk SMAN 1 Tambora dan SMAN Sanggar.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bima, Drs Zubair HAR, menyebutkan, hingga pukul 14.30 Wita, soal ujian yang didistribusikan Polda NTB masih kurang untuk 14 Sekolah di KabupatenBima. Secara umum, kondisi tersebut disebabkan persoalan di Jakarta dan percetakan yang ditunjuk pemerintah pusat. Sebab, setelah tiba di Mataram soal langsung di distribusikan ke seluruh Kota dan Kabupaten di NTB. “Kami pertegaskan, UN yang mestinya tanggal 15, diudur alasan teknis konsletnya itu apa? Kita tidak beradai-andai apakah teknis dan gaibnya itu karena setan atau jin. Tapi memang percetakan yang diberikan kepercaayaan tidak siap, sebagian soal sudah sampai, tinggal untuk 14 sekolah, diantaranyaa  yang terjauh untuk Kecamatan Tambora,” katanya saat konfrensi pers sebelum pemindahan soal dari angkutan ke Mapolres Bima.

Menurutnya, bagaimana pun penundaan UN hingga beberapakali akan memengaruhi mental (psikologis) siswa. Bahkan sudah banyak orangtua murid yang resah dan mengungkapkan kekuatiran menyusul penudaan ujian. “Menteri pendidikan tidak pernah berhadapan dengan siswa, beda dengan yang lain. Jangan sampai saya Kepala Dinas dianggap tidak respon. ini suatu hal yang tidak lazim, karena ini tidak pernah terjadi sebelumnya, “ katanya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Zubair mengaku belum mengetahui teknis mengantisipasi kendala soal bagi 14 sekolah yang belum tiba di Bima. “Kita tetap laksanakan, mudah-mudahan 14 sekolah yang kurang, segera disikapi Rektor UNRAM, kalau nggak sampai jam 15.30 Wita, saya memikirkan ke Tambora dan Sanggar. Apakah teknisnya nanti soal akan digandakan atau bagaimana,” katanya.

Dikatakannya, sesuai kesepakatan bersama saat sosialisasi dan rapat koordinasi Dinas Dikpora, Panitia,  Polres Bima Kota dan Kabupaten. Seluruh paket soal UN disimpan dan diamankan di Mapolsek masing-masing lokasi sekolah berada. Namun bila lokasinya jauh dari Mapolsek bisa diamankan di rumah Camat atau Sekcam dengan tetap dikawal dan dijaga dua anggota aparat Kepolisian.

Pada bagian yang sama penanggungjawab wilayah Bima panitia UN dari Universitas Mataram DR Iwan Harsono, menjelaskan, keterlambatan dan kekurangan soal ujian yang dialmi sejumlah Kota/Kabupaten bukan karena panitia lokal maupun Polda NTB, tetapi karena kesalahan pihak percetakan. Hingga kemarin untuk Kabupten Lombok Tengah masih kekurangan soal dialami 122 sekolah. Persoalan utama di percetakan karena kendala bahan. “Untuk Lombok Tengah 122  yang belum ada, sampai jam 00.00 masih 80 belum dicetak, karena bahan atau materialnyaa belum ada. Persoalan percetakan belum siap.  Kalau dari Kabupaten/Kota di NTB, yang lengkap cuma KSB, kepanikan dimana-mana, “ katanya.

Mantan Manajer KAPET Bima ini mengaku belum bisa memastikan apakah UN untuk 14 Sekolah di Kabupaten Bima akan ditunda atau tidak jika hingga petang soal tak kunjung tiba di Bima. “Kalau belum sampai apakah ditunda atau tidak, saya akan koordinasikan dengan Rektor (UNRAM),” isyaratnya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Berdasarkan data Dinas Dikpora Kabupten Bima yang diperoleh wartawan, belasan sekolah yang belum mendapatkan SMAN 1 Madapangga, Tambora, Sanggar, SMA PGRI Woha, Belo, Langgudu, Bolo, SMA AL Muhlisin Parado, SMAN 1 Sape, SMA Kae, SMA Ambalawi, dan MAN 3 Bima.

Secara terpisah, Kepala MAN 3 Bima, Drs Ayat mengakui, penundaan UN berpengaruh terhadap siswa. “Mau apalagi kita hanya bisa bersabar, kalau soal kesiapan materi. Insya Allah siswa kami sudah siap karena dari awal kami genjot,” katanya.

Pantauan Bimakini.com sekita pukul 14.00 Wita soal ujian yang dibawa menggunakan mobil box dikeluarkan dan dipindahkan ke dalam ruangan di Mapolres Bima dengan pengawalan ketat aparat setempat dan sejumlah panitia. (BE.17)

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

NTB

Mataram, Bimakini.- Salah satu fungsi pendidikan adalah membentuk karakter. Pada gilirannya akan lahir generasi baru yang berkarakter kuat dan terwujud bangsa yang maju dan...

Pendidikan

Bima, Bimakini.- Lembaga Pemantau dan Pengawas Korupsi (LPPK) NTB bersama Garda Muda LPPK NTB, Senin (17/10/2016) menyuarakan aspirasi di depan Dinas Dikpora Kabupaten Bima....

Pendidikan

Kota Bima, Bimakini.com.-  Pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima belum menerima  laporan dari SMK 45 Kota Bima  berkaitan dengan kasus oknum...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.com.- Setelah duakali diundang tidak hadir, akhirnya pejabat Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura menghadiri rapat bersama Komisi II DPRD Kabupaten Bima, Senin...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.com.-      Pemerintah Kabupaten Bima sudah menerapkan lima hari kerja sejak sebulan terakhir. Pemantauan terhadap kepatuhan Satuan Kerja Perangkat daerah dan Unit Pelaksana ...