Politik

Sucipto: Selamat Aji, Wa’ura Ngolu Ita…

SUJUD Saat Kampanye

Kota Bima, Bimakini.com.- Usai perhitungan suara di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), calon Wali Kota Bima, dr. H. Sucipto, menemui rivalnya HM. Qurais atau calon petahana. Mereka bertemu di ke kediaman Qurais, jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Paruga. 

Dokter yang berpasangan dengan HM. Junaidin ini  (nomor urut 5), menyampaikan selamat dan mengelaim pasangan Qurma Manis  memenangkan kompetisi.
     Pantauan Bimakini.com, Sucipto datang menggunakan motor yang dibonceng pendukungnya sekitar pukul 18.00 WITA. Saat itu, Sucipto langsung masuk ke dalam rumah Qurais.
     Ketika bertemu, 
Sucipto disambut hangat oleh Qurais, keluarga, dan pendukungnya. Ketika itu, terlihat mereka bersalaman dan saling peluk. 
     “Selamat, Aji wa’ura ngolu ita. Warasi ncara mada mboto kangampu ta (selamat Haji Qurais sudah menang. Kalau ada kesalahan saya minta maaf),” ucap Sucipto.
      Beberapa saat Sucipto ngobrol bersama Qurais dan keluarga di ruangan tamu. Tidak jelas apa yang dibicarakan, namun terlihat akrab dan bersahabat. 
     Beberapa saat bertemu Sucipto, Qurais mengapresiasi kedatangan dan kerendahan Sucipto yang mau bertemu dan bersalaman dengannya. Qurais meyakini, Sucipto memiliki tim penghitung sendiri sehingga mengetahui hasil yang menurutnya dimenangkan Qurma Manis.
    Dikatakannya, calon seperti Sucipto sangat dihargai, karena mau menerima apa adanya, termasuk kekalahan yang menurut perhitungannya tim Qurma Manis memenangkan pertarungan. “Saya angkat jempol sama Haji Sucipto. Dia gentleman, mau mengakui keunggulan kita,” ujar Qurais.
     Menurutnya, sikap seperti itu patut diapresiasi dan dicontohi. Karena walau bagaimanapun, sikap dan kerendahannya mengakui keunggulan orang lain dan mau menerima dengan lapang kekalahannya.
Dia mengharapkan, hingga penentuan akhir oleh Komisi Pemilihan Umum nanti, proses Pemilukada Kota Bima ini berlangsung aman dan damai. (BE.19)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top