Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

Terapkan “4S” di Lingkungan Pendidikan

Sek Dinas Dikpora, Drs H Hafiduddin, SH

Bima, Bimakini.com.-   Senyum, Salam, Sapa, dan Sopan (4S) harus diterapkan, sebagai cermin karakter dan etika anak didik. Hal ini telah lama hilang dan tidak ditumbuhkan. Penerapan kurikulum pendidikan 2013 yang  menekankan pembentukan karakter, menjadi selaras untuk diterapkan. 

Demikian dikatakan Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bima, Drs. H. Hafiduddin, SH, saat Seminar Pendidikan oleh Karang Taruna Madapangga, dengan tema “Membangun kualitas dan kompetensi guru dalam meningkatkan dan menerapkan pendidikan budi dan akhlak sebagai basis pembentukan karakter siswa” di aula SMAN 1 Madapangga, Sabtu (8/6).

Hafiduddin malah meminta agar Madapangga sebagai pilot project penerapan “4S” di Bima. Penerapan  di sekolah bisa dilakukan secara bertahap dan menjadi rekomendasi kegiatan seminar.

Untuk menerapkan “4S”, kata dia, maka guru juga harus mulai melatif diri agar murah senyum. Menghadirkan kegembiraan dalam interaksi belajar mengajar. Hal itu dinilai penting, karena senyum bisa menyebabkan siswa tidak terkungkung dalam kekauan kegiatan belajar-mengajar (KBM). 

Katanya, kompetensi guru suatu keharusan, karena merupakan tuntutan zaman. Guru harus mampu berinovasi dalam pengajaran, yakni aktif, inovatis, kreatif, serta menyenangkan. 

Kabid Dikdas dan Kurikulum, Drs. Arsyad HAR, M.Pd, mengatakan tanggungjawab meningkatkan kemajuan pendidikan bukan hanya tugas lembaga pendidikan, namun juga partisipasi masyarakat. Menyongsong penerapan kurikulum pendidikan 2013, guru juga harus meningkatkan profesionalismenya.

“Hasil penelitian menunjukkan mutu pendidikan sangat ditentukan oleh mutu gurunya. Perbahan kurikulum harus dibarengi dengan kompetensi guru,” ujar Arsyad.

Untuk itu, kata Arsyad, perubahan kurikulum saat ini harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas tenaga pengajar. Karena percuma kurikulum bagus, jika guru sebagai ujung tombak tidak mampu mengaplikasikannya.

“Kurikulum pendidikan 2013 perlu dibarengi dengan kegiatan Diklat model pembelajarannya. Akan ada pelatihan sebelumnya,” katanya. (BE.16)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Opini

Oleh : Nurul Diana Artikel ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur pendidikan yang sudah diterapkan dan penentuan dasar kebijakan pendidikan yang diterapkan pada era globalisasi....

Pendidikan

Kota Bima, Bimakini.- Sebanyak 88 orang kafilah ikut rombongan Festival Anak Saleh Indonesia (Fasi) X Kota Bima yang akan berlomba di tingkat Provinsi NTB ...

Pendidikan

Bima, Bimakini.- Siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Bima kembali mengukir prestasi pada berbagai  lomba yang diadakan Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI)...

Opini

 Oleh: Eka Ilham., M.Si *) KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan melalui Puspendik sejak Tahun Pelajaran 2014/2015 melakukan terobosan baru yakni pemanfaatan komputer dalam pelaksanaan Ujian...

Opini

Oleh: Eka Ilham, M.Si *)   RENDAHNYA alokasi anggaran pendidikan yang disediakan pemerintah negara berkembang, menjadi salah satu alasan klasik rendahnya daya dukung penyelenggaraan...