Politik

PPL se-Kabupaten Bima Dilantik

PPL se Kab Bima Dilantik.

Bima, Bimakini.com.-  Ratusan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) se-Kabupaten Bima, Rabu (14/8), dilantik oleh masing-masing Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan. Pelantikan tersebut dibagi tiga wilayah, yakni Selatan, Barat, dan Timur.

Khusus  PPL se-Kecamatan Bolo, Madapangga, Tambora, Sanggar, Soromandi dan Donggo, pelantikan dilaksanakan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Untuk Kecamatan Woha, Belo, dan sejumlah wilayah di bagian Selatan dilaksanakan Kecamatan Woha. Pelantikan PPL di wilayah seluruh bagian Timur dilaksanakan di Kecamatan Wera.
      Pelantikan PPL di wilayah Dapil 1 dilakukan Ketua Panwaslu Kecamatan Bolo, Drs. Umar. Selain Komisioner Panwaslu Kecamatan dan Kabupaten, pelantikan pengawas desa tersebut juga dihadiri Sekretariat Panwaslu.
     Anggota Panwaslu Kabupaten Bima, Muhammad Waru, MH, menjelaskan, pelantikan PPL sengaja dipusatkan pada salahsatu wilayah di tiga Daerah Pemilihan (Dapil) agar setiap penyelenggara saling mengenal dan memudahkan proses pelantikan. Sebelumnya, sesuai DIPA awal sesuai isyarat awal Bawaslu, perekrutan PPL baru akan dilaksanakan Januari 2014, namun mengingat banyaknya tahapan bulan Agustus dan September yakni pleno pengesahan DPSHP dan DPT sehingga direkrut dan dilantik lebih awal.
“Mengingat banyaknya tahapan sehingga oleh Bawaslu disetujui PPL dibentuk lebih awal, karena memang banyak tahapan yang harus diawasi,” katanyadi SKB Kabupaten Bima.
      Waru mengingatkan agar seluruh PPL berkerja optimal mengawal seluruh tahapan Pemilu DPR, DPRD, dan DPD. Sesuai Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011, penyelenggara harus bersikap netral atau menjaga independensi. Sesuai pengalaman saat Pemilu Gubernur, Panwaslu Kabupaten Bima menerima informasi dugaan PPL yang memegang atribut salahsatu calon anggota legislatif.
“Saya ingatkan kalau sampai ada teman-teman PPL yang tidak netral mendukung salahsatu calon, apalagi menyebarkan atribut atau memakai kaos calon, siap-siap saja tidur di hotel gratis, di losmen gratis. Karena dalam Undang-Undang itu sudah tegas,” ingatnya.
     Berbeda saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) jumlah PPL setiap desa mencapai 1-3 orang tergantung letak geografis dan sebaran jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). (anas)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top