Hukum & Kriminal

Kandai dan Renda Tegang, Satu Polisi Terkena Panah

Dompu, Bimakini.com.- Pertikaian antara warga dua kampung yang bertetangga di Kabupaten Dompu, Kandai II dan Renda,  muncul lagi. Pemicunya diduga berawal dari perkelahian antara dua warga kampung tersebut. Namun, kemudian meluas hingga melibatkan warga lainnya.

     Informasi yang dihimpun, kejadian  itu dipicu peristiwa dua hari lalu. Rupanya berbuntut pemblokiran jalan dan gang yang dilakukan masing-masing warga. Saat menyisir wilayah Kandai II untuk mengamankan situasi, anggota Polres Dompu, Muslim, terkena panah pada bagian paha kaki belakang bagian kiri.

            Pemblokiran jalan itu menghambat  transportasi bagi warga yang lain yang ingin melewati jalan raya. Bahkan, kendaraan dari arah Barat dan Timur terpaksa dialihkan jalan lingkar Utara.

Sejumlah pengendara kendaraan roda dua dan roda empat yang tidak ingin mengambil risiko terkena panah atau senjata rakitan, terpaksa  berbalik arah melihat adanya pemblokiran jalan tersebut.

“Akibat pemblokiran jalan kita terpaksa mencari jalan alternatif lain,” ujar Syamsul, warga Bolobaka, yang mengaku ingin ke Kota Dompu.

        Untuk menghindari bentrokan melebar dan melibatkan banyak warga, Polres Dompu menyisir wilayah Kandai II. Nah, ketika itulah anggota Polres Dompu, Muslim, terkena panah pada bagian paha kaki belakang bagian kiri. Akibatnya, dia dilarikan ke RSUD Dompu untuk mengeluarkan panah yang tertancap.  Sejumlahg Polisi lainnya mengaku beruntung menggunakan baju antipeluru,

       Kapolres Dompu, AKBP Benny Basyir Warmansyah,   mengakui belum mengetahui pasti mengapa bisa terjadi kembali bentrokan antara dua kampung yang bertetangga tersebut. “Penyebab perkelahian masih kita Sidik,” ujarnya di sela pengamanan.

Pantauan Bimeks,  hingga Senin malam kondisi sudah aman dan terkendali. Di perbatasan dua kampung tersebut, terlihat puluhan anggota Kepolisian, TNI, dan Pol PP. Demikian uga terlihat beberapa unit mobil Polisi. Di Ginte dan Kandai, terlihat puluhan Polisi berjaga menggunakan senjata lengkap.

     Informasi yang diperoleh, diduga pemicu perkelahian karena perkelahian antara seorang warga Kandai dan Renda sehingga melibatkan  warga lainnya.

Warga dua kampung itu berharap agar masalah itu dapat diselesaikan secara musyawarah dan mufakat sehingga tidak menimbulkan pertikaian yang berkepangan.

“Kita berharap masalah ini dapat diselesaikan dengan musyawarah dan mufakat,” ujar seorang warga. (jul)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.

Bimakini.com adalah portal berita Bima Dompu Terkini. Bagian dari Bimeks Group.

Alamat: Jl. Gajah Mada No. 46 BTN Penatoi Kota Bima, NTB Tlp: 0374-646840, 08233-9031009, 0853-33143335, 0852-53523401. E-mail: info[at]bimakini[dot]com

APLIKASI ANDROID

Fanpage

Copyright © 2016 Bimakini.com. Portal Berita Bima Terkini.

To Top