Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

KUA: Puluhan Warga Soromandi tidak Punya Buku Nikah

Bima, Bimeks.-

     Sedikitnya 50  keluarga di Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima diidentifikasi Kantor Urusan Agama (KUA) setempat tidak memiliki buku nikah, karena menikah “di bawah tangan”. Selain itu, 150 pasangan baru dikategorikan belum sepenuhnya memenuhi persyaratan berumah-tangga.

      Kepala KUA Kecamatan Soromandi, Ibrahim, SH, mengungkapkan, berdasarkan data kantor setempat, sejak Januari hingga Agustus jumlah warga yang tercatat menikah sebanyak 150 orang. Jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, ratusan orang tersebut belum memenuhi aturan. “Salahsatu contohnya mereka tes mengaji dulu sebelum menikah,” katanya di KUA setempat, kemarin.

      Selain itu, kata dia, umumnya warga yang menikah beberapa bulan terakhir rata-rata berusia muda meskipun kategori balig. “Menikah itu baik, sesuai dengan sunnah Rasulullah. Tapi, untuk membangun rumah-tangga juga harus dengan persiapan matang. Karena kita tahu angka perceraian di Bima juga cukup tinggi,” katanya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

       Pada kesempatan yang sama penghulu muda KUA Kecamatan Soromandi, Idham Khalik, S.Ag, mengharapkan masyarakat agar tidak menikah dini. Hal itu dimaksudkan agar membentuk rumah-tangga yang lebih kukuh. Beberapa bulan terakhir jumlah warga yang menikah meningkat drastis. Bahkan, dalam sehari mencapai 2-3 orang.

“Kita menghimbau masyarakat agar tidak menikah dini. Sebelum menikah juga memerlukan persiapan matang,” katanya.

      Diakuinya, kantor setempat rutin melaksanakan penyuluhan agama keliling seluruh desa mulai dari desa Lewintana hingga Sampungu. Termasuk mendorong kerukunan antarwarga.

“Alhamdulillah warga di Soromandi umumnya ramah dan tidak pernah ada masalah apalagi konflik,” katanya. (BE.17)

Iklan. Geser untuk terus membaca.

 

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pendidikan

Kota Bima, Bimakini.- Julukan Kartini masa kini rasanya tepat disematkan pada seorang ibu guru Cantik yang mengabdi di SMA Negeri 3 Kota Bima, Suhada,...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Tercatat di awal Tahun 2021 grafik pernikahan di wilayah Kecamatan Bolo menurun drastis. Indikatornya, selain karena dampak Covid19, masuk musim panen. “Grafik...

NTB

Mataram, Bimakini.- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi NTB, Kamis (15/10/2020), menggelar diskusi uji coba pengentasan kemiskinan melalui Program Bimbingan Perkawinan Masa Nikah,...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Massa yang tergabung Laskar Tani Donggo Soromandi (LTDS), Rabu (8/7) mendatangi DPRD Kabupaten Bima. Mereka menuntut pemerintah melalui perusahaan daerah mampu menyerap...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Sejumlah pendemo dari Laskar Tani Donggo – Soromandi, bertindak anarkis merusak pintu gerbang dan pos jaga bagian barat Kantor Pemda Bima, Rabu...