Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

Guru SMPN 1 Wawo Masuk Nominator Lomba Invonasi Pembelajaran

Bima,Bimakini.com.- Guru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Wawo, Eddy Ilhamsyah, kembali terpilih sebagai 99 nominator pada Lomba bergengsi Inovasi Pembelajaran bagi Guru SMP Tingkat Nasional, bersama dua peserta lain dari Provinsi NTB. Mereka adalah guru SMPN 2 Lingsar Lombok Barat dan Yuli Masdiantil (SMPN 1 Sukamulia Kabupaten Lombok Timur.
Kenapa lomba ini  bergengsi? Kata Eddy,  karena seluruh pelajaran dilombakan dan diseleksi secara ketat mulai dari tingkat Kota/Kabupaten se-Indonesia hingga tingkat nasional.

Selain itu, penghargaan terhadap peserta yang lolos sebagai nominator saja terbilang banyak, senilai Rp8,5 juta dan masing-masing mendapatkan satu unit laptop sebagai imbal prestasi.
Bukan hanya itu, kata guru yang beberapa kali berhasil mengharumkan SMPN 1 Wawo di tingkat nasional ini, ada seorang  peserta yang mengikuti lomba sudah bergelar doktor yakni, Dr Zainal Arifin, M.Pd utusan dari SMPN 3 Tuban Jawa Timur.
“Saya bersyukur dapat lolos sebagai nominator dan dalam waktu dekat kembali memresentasikan karya tulis di Jakarta,” ujarnya di sekolah setempat, Jumat (17/10/2013).
Karya tulis yang akan dipresentasikan, katanya, Pemanfaatan Alga Bilangan dan Mr. X dengan Strategi POT dalam Pembelajaran Proses Pewarisan Sifat untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa SMPN 1 Wawo.
“Saya berharap dukungan dan doa dari seluruh warga Kabupaten Bima, khususnya jajaran SMPN 1 Wawo, semoga kali ini meraih prestasi terbaik,” katanya.
Kepala SMPN 1 Wawo, Mulyadin HAR, S.Pd, M.Pd, mengaku bangga terhadap kapasitas dan kapabilitas Pak Edy yang mampu beberapa kali meraih prestasi yang membanggakan, meski seminggu yang lalu baru kembali dari dari Bandung Jawa Barat mengikuti  lomba Kreativitas dan Inovasi PTK IPA tingkat Nasional lomba pembelajaran matapelajaran IPA tetapi belum berhasil.
Namun, kata Mulyadin kali ini lebih bergensi lagi karena sudah mampu menyabet hadiah senilai Rp8,5 juta dan satu unit laptop. Jika berhasil meraih juara tentu hadiahnya lebih besar lagi dan membanggakan Provinsi NTB di tingkat Nasional.
“Saya bangga dengan pakem keseharian Pak Edy yang dikenal sebagai guru yang berdisiplin tinggi, suka berkarya dan disenangi siswa dan guru,” tutunya di sekolah setempat, Jumat.
Tidak hanya itu, kata dia, Pak Edy memiliki kebiasaan baik yakni tidak pernah meninggalkan puasa sunat Senin-Kamis, santun kepada guru yang lebih muda dan menghormati yang lebih senior darinya. Mungkin dengan kebiasaan baik itu Allah mengangkat deratnya.
Bayangkan, kata Mulyadin, seminggu yang lalu kembali dari Bandung Jawa Barat mengikuti  lomba Kreativitas dan Inovasi PTK IPA tingkat Nasional, kini kembali lolos diantara 99 guru terbaik se-Indonesia untuk mengikuti Lomba Inovasi Pembelajaran untuk Guru SMP tahun 2013 di Jakarta 22-26 Oktober di ‘The Bellezza Sultan Hotel’ Jalan Setjen Soepomo Nomor 34 DKI Jakarat mendatang.
“Doa kami terus mengiringi Pak Eddy, Jayalah untuk SMPN 1 Wawo dan dunia pendidikan di Kabupaten Bima,” katanya. (nasir)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Berita

Jakarta, Bimakini.- NTB, khususnya Pulau Sumbawa memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu contoh atau rolemodel yang visionable atau berkelanjutan. Hal itu...

CATATAN KHAS KMA

  SEPERTI janji saya pada Simatik, tidak Jadi Mati, harusnya orang ini yang saya wawancara lebih dahulu. Pria gondrong yang nyentrik itu. Julhaidin namanya,...

CATATAN KHAS KMA

  NAMANYA Tengku Jubair. Rasanya agak asing juga, ada orang Bima yang yang namanya seperti itu. Anda tahu, nama itu biasanya dipakai oleh bangsawan...

CATATAN KHAS KMA

SEPERTI biasa, Ahad saya kerap mengikuti jalan pagi bersama Sahabat HMQ di bukit Jatiwangi. Keliling bukit dengan udara segar, pastilah sehat bagi kesehatan. Begitu...

Pendidikan

Bima, Bimakini.- Sejumlah guru yang mengikuti ujicoba modul kesadaran Fonologis di SDN Inpres Kalampa 1, Kecamatan Woha, merasakan manfaatnya. Kegiatan Program INOVASI itu melibatkan...