Peristiwa

Komunitas Warga Maria Bersilaturahmi

Bima, Bimakini.com.- Komunitas warga Desa Maria Kecamatan Wawo yang bersebaran di seluruh wilayah Indonesia, kembali merapatkan berkumpul di Lengge Nae Wawo, Rabu (16/10). Momentum itu  sekaligus menggelar takbiran. Sehari sebelumnya mereka menggelar prosesi penyembelihan hewan qurban.

Bukan hanya itu, mereka merapatkan Ikatan Keluarga Ompu Bidi sebagai tokoh yang banyak melahirkan generasi dan keturunan terbaik di desa itu. Ssilsilah keturunan itu perlu diingatkan kembali kepada generasi muda agar tidak mudah terprovokasi kepada hal-hal yang tidak baik, seperti perkelahian, bentrokan keluarga, antardesa dan lainnya.

“Silsilah keturunan itu penting bahwa sesungguhnya warga Maria itu adalah sedara dan bersaudara. Karena itu perlu belajar mengenai silsilah,” ujarnya Ketua Rayon Wawo, HM. Said AB, usai pertemuan di Lengge Nae Wawo, Rabu (16/10).

Kegiatan itu, kata dia, sebagai implementasi dari pertemuan keluarga di Sasao Narmada Kabupaten Lombok Barat 7 Juli 2012 lalu. Artinya pertemuan keluarga besar Ompu Bidi sebagai cikal- bakal terbentuknya komunitas Desa Maria harus tetap dilaksanakan. Karena perkembangan kemajuan saat ini keluarga dikesampingkan, padahal silsilah itu akan mengingatkan semua agar tetap menjaga persaudaraan. Warga Kecamatan Wawo harus lebih mengedepankan suasana kekeluargaan dan menyelesaikan berbagai persoalan.

“Kita harap pertemuan silaturrahim ini akan mengeratkan hubungan kekeluargaan khususnya warga Maria dan warga Kecamatan Wawo dan Kabupaten Bima pada umumnya,” katanya.

Hal senada dikemukakan Kerukunan Keluarga Ompu Bidi di Jakarta, Ir. H. Abdurrahim H. Idris. Dia mengapresiasi positif pertemuan keluarga seperti ini. Artinya, meski berjauhan perlu tetap menggalang silaturrahmi baik pada saat Idul Fitri dan Idul Adha, sekaligus memberikan masukan kepada aparat desa, kecamatan dan Kabupaten Bima untuk senantiasa meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Artinya, kata dia, pertemuan keluarga seperti itu bukan hanya dilakukan oleh warga Maria yang berada di luar Desa Maria. Tetapi, diikuti juga oleh aparat desa Maria dan warga lainnya, sehingga terjadi silang informasi yang bermanfaat untuk pengembangan dan kemajuan masyarakat.

“Kehadiran kita di Desa Maria ini harus ada manfaatnya, termasuk masalah-masalah yang di hadapi ke depan,” kata mantan Kakanwil Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara ini.

Masalah tidak tumbuhnya berbagai tanaman buah di Wawo, katanya, karena alasan dimakan ternak, seharusnya bisa diatur dengan baik mulai dari tingkat desa hingga Kabupaten dengan Perda yang ada, tetapi selama ini belum diterapkan secara maksimal, sehingga ternak liar masih menjadi hama bagi tanaman.

“Aparat desa jangan hanya pasrah, tetapi harus ada langkah maju untuk memikirkan kemajuan desa dan Keca,matan Wawo,” katanya.

Oleh karena itu, katanya, kehadiran warga perantau, katanya, bukan hanya sasaran silaturrahim keluarga, tetapi juga bernilai manfaat bagi pengembangan masyarakat di desa tempat kelahiran.

Pertemuan silaturrahim keluarga yang dipandu Mulyadin HAR, S.Pd, M.Pd dan Ketua Majelis Adat Desa Maria, Hasan AB, BA itu kembali diakhiri dengan takbiran dan doa oleh Ketua MUI Kecamatan Wawo, H. Hasan Rasyid. (pian)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.

Bimakini.com adalah portal berita Bima Dompu Terkini. Bagian dari Bimeks Group.

Alamat: Jl. Gajah Mada No. 46 BTN Penatoi Kota Bima, NTB Tlp: 0374-646840, 08233-9031009, 0853-33143335, 0852-53523401. E-mail: info[at]bimakini[dot]com

APLIKASI ANDROID

Fanpage

Copyright © 2016 Bimakini.com. Portal Berita Bima Terkini.

To Top