Hukum & Kriminal

Jaksa Butuh Pelatihan Khusus Konstruksi

Kota Bima, Bimakini.com.-Minimnya pengetahuan aparat Kejaksaan mengenai konstruksi kerap menjadi masalah saat menangani kasus korupsi. Untuk itu, aparat Kejaksaan perlu mendapatkan pelatihan khusus mengenai masalah teknis proyek.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Nusa Tenggara Barat, IGD Sudiatmaja, saat ditemui di lobby Hotel Marina Kota Bima, Selasa (29/10) pagi, menuturkan wacana agar Jaksa mendapatkan pelatihan ini sudah lama diusulkannya. Usulan ini mengacu dari pengalaman-pengalaman sebelumnya dalam menuntaskan kasus korupsi yang ditangani.

Diakuinya, pernah dalam suatu penyelidikan pihaknya dibohongi oleh para pihak yang tengah diselidiki lantaran tidak memahami masalah konstruksi. “Makanya saya ingin Jaksa juga dilatih mengenai kostruksi,” ujarnya.

Menurut Sudiatmaja, dalam menangani kasus kebanyakan masalah yang ditangani yakni masalah fisik berupa pembangunan gedung, sehingga pengetahuan teknis pun harus diperkaya. Jika semua Jaksa dilatih mengenai kosntruksi, hasilnya  akan lebih baik. Masalahnya, Kejaksaan akan bisa menilai langsung kondisi objek tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pihak-pihak tertentu. Misalnya berapa sentimeter ketebalan bangunan, agregatnya juga berapa.

Ditambahkannya, hal ini juga mengacu pada pengalamannya saat bertugas di Provinsi NTT, saat itu ada seorang Jaksa yang benar-benar memahami masalah konstruksi sehingga tidak mudah dibohongi. (BE.16)

 

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top