Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pemerintahan

Syafruddin: Segala Ancaman Harus Dideteksi Dini

Anggota Komisi 1 DPR RI, HM Syafruddin, ST, MM

Kota Bima, Bimakini.com.- Anggota Komisi I DPR RI, Muhammad Syafruddin, ST, MM (HMS) mengatakan segala ancaman harus diddeteksi secara dini, tidak terkecuali ancaman terorisme. Salah satu yang dibidanginya di senayan adalah pertahanan keamanan. Komisinya harus berperan aktif untuk mendeteksi secara dini segala bentuk ancaman, baik dari luar maupun dari dalam.

 

Untuk menanganai segala ancaman radikalisme dan terorisme, kata dia, maka dibutuhkan strategi dan kerjasama antarlembaga. Apalagi di Bima kerap terkait dengan isu terorisme. Adanya warga Bima yang ke poso dan terlibat dalam aksi teror. “Kita masih ingat dengan kasus penembakan Kapolsek Ambalawi. Informasi penembakan itu justru saya dapat bukan dari orang Bima,” katanya , Sabtu (7/3) di aula SMKN 3 Kota Bima saat jadi pembicara Sarasehan Ancaman teror dan Radikalisme agama tahun 2015; Merumuskan strategi dan pola penanganannya di Wilayah Bima.

Diduganya, salah satu mengapa orang mudah masuk dalam lingkaran paham yang menggunakan kekerasan sebagai jalan mencapai tujuan, rendahnya pendidikan. Selain itu bisa dipengaruhi faktor lainnya, seperti ekonomi, sehingga menjadi faktor lahirnya konflik.

Sementara itu, Asisten I Setda Kota Bima, Drs M Farid, MSi, mengatakan instruksi Pemerintah Kota Bima bagi RT/RW untuk mengaktifkan kembali wajib lapor 1 x 24 jam bagi tamu di lingkungan itu dapat mendeteksi secara dini segala ancaman. Terhadap orang asing yang datang wajib diketahui identitasnya, untuk menjaga segala kemungkinan.

“Para pengurus RT atau RW juga dapat mengaktifkan kembali budaya wajib lapor 1 kali 24 jam bagi tamu di lingkunganya, ini sebagai langkah deteksi ini,” kata Farid pada acara yang digelar Puskab NTB dan dihadiri Anggota Komisi I DPR RI dapil NTB, H Muhammad Syafruddin, ST, MM.

Dikatakan Farid, terorisme masih menjadi ancaman serius bagi bangsa indonesia . Tidak saja mengancam keselamatan warga, bahkan bisa mengancam keutuhan NKRI. “Sebab, selain menebar teror, mereka juga memiliki agenda politik untuk mengganti dasar negara dan sistim pemerintahan,” ungkapnya.

Ketua Majlis Fatwa dan Hukum MUI Kota Bima, Muhammad Mutawali, MA mengatakan ada beberapa akar permasalahan munculnya radiaklisme. Sempitnya pemahaman tentang agama islam dalam menterjemahkan Al-Quran. Munculnya banyak aliran agama dan permasalahan sallafiah sehingga memunculkan kelompok-kelompok yang mengelaim paling benar.

Dikatakannya, ada ada beberapa upaya pencehan radikalisme yaitu optimalisasi lembaga pendidikan, ormas dan media massa dalam memberikan pencerahan atau edukasi. Mempraktekan Islam multikultural. Adanya kesiapan aparat dan menerbitkan buku-buku keagamaan, jurnal keagamaan, buku khutbah yang menegaskan Islam sebagai Rahmat Bagi Semesta Alam.

H. Arifin, S.Ag dari Kemnag Kota Bima, mengatakan dalam kajian agama bahwa sesungguhnya umat Nabi Muhammad SAW ada tiga sifat. Tegas Pada orang kafir, bukan berarti membunuh melainkan menjalin komonikasi dengan baik.

Dikatakannya, penanggulangan radikalisme dibutuhkan peran semua pihal. Tidk bisa dilakukan oleh pemerintah saja, ulama, namun juga peran masyarakat.

“Yang perlu menjadi perhatian kita, ketika ada teman-teman kita yang terlanjur masuk dalam kelompok radikal, maka sampaikanlah kata-kata hikmah dan bijak, agar muncul gugahan kesadaran” ujarnya. (BE.25)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pendidikan

Bima, Bimakini.com.- Program pemberian tunjangan profesi menjadi sorotan 3,7 juta guru di Indonesia. Hal itu setelah munculnya kabar akan dihapuskan oleh Mendikbud Muhajir Effendy....

Pemerintahan

Bima, Bimakini.com.-Sekitar 58 desa di Kabupaten Bima akan menggelar pemilihan kepala desa (kades) secara serentak. Momen Pilkades harus dipandang sama dengan Pemilihan Kepala Daerah...

Pemerintahan

Dompu, Bimakini.com.- Pemuda diharapkan meningkatkan wawasan kebangsaan, juga sebagai elemen menjaga harmoni kehidupan bangsa. Saat ini, banyak yang bisa memengaruhi cara berfikir dan bertindak...

Peristiwa

Kota Bima, Bimakini.com.- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bima, menggelar diskusi refleksi akhir tahun, Sabtu (26/12/2015) di aula FKUB...

Peristiwa

Kota Bima, Bimakini.com.- Pemerintah Kota (Pemkot) Bima memastikan akan memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi  generasi muda untuk berekspresi menyalurkan setiap kemampuannya, tanpa dibatasi sedikit...