Peristiwa

Warga Tanjung-Dara Sepakat Islah

Kota Bima, Bimakini.com.- Masyarakat Kelurahan Tanjung dan Dara Kota Bima menempuh upaya dan kesepakatan damai (islah). Kesepakatan damai kedua itu ditandantangani Rabu (4/3/2015) di depan Wali Kota Bima, HM Qurais, di ruang rapat utama Wali Kota.

 

 Meski ‘nasi telah menjadi bubur’, korban banyak  berjatuhan dan puluhan warga lainnya harus menerima konsekuensi hukum dalam kasus bentrok antarwarga Tanjung dan Dara Desember 2014 lalu, mereka pun tetap bersemangat menggaungkan perdamaian. Saat itu sisaksikan unsur Kepolisian dan TNI/

 Qurais  meminta agar menjadikan momentum kesepakatan damai tersebut sebagai pelajaran berharga yang tidak boleh terulang. “Kalau ada perselisihan, Anda-lah yang menjadi garda terdepan  dalam penyelesaian damai, pun proses hukumnya,” ingat Wali Kota.

Sisi lain dari penandatanganan kesepakatan islah itu, Qurais meyakinkan  kepada masyarakat setempat, bahwa surat damai akan disampaikan kepada pihak Kepolisian,  Kejaksaan, dan  Pengadilan, sebagai bagian dari upaya meringankan putusan hukum.

Meskipun dipastikannya proses hukum terkait bentrok yang tengah ditangani aparat penegak hukum, samasekali tidak bisa diintervensi. Hanya saja, surat perdamaian itu  akan menjadi bahan pertimbangan penegak hukum. “Mungkin dengan surat ini, ada pertimbangan Hakim, untuk meringankan hukuman mereka. Seperti vonis tahanan kota. Itu yang akan saya upayakan semaksimal mungkin,” kata Qurais.

Sebelumnya, Wali Kota Bima juga telah mengusahakan sejumlah warga yang ditahan di Mapolda NTB, dipindahkan penahanannya di Polres Bima Kota. Termasuk lanjutan proses hukumnya. Disamping bantuan lain berupa biaya pengobatan dan perawatan selama di Mataram. (Aries)

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top