Olahraga & Kesehatan

Tiga Atlet Panjat Tebing Kota Bima Lolos Pra-PON

Kota Bima, Bimakini.com.- Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bima cukup berbangga hati. Tiga atletnya dipanggil mewakili NTB pada seleksi pra Pekan Olahraga Nasional (PON) di Kalimantan Tengah. Tiga pemanjat itu adalah Ayu Fatullha, Zunaidin dan Nurul Iqomah.

Ketua FPTI Kota Bima, Drs Adisan, Sabtu (10/10/2015) usai mengikuti rapat koordinasi KONI Kota Bima, membernarkan tiga atlet dipanggil untuk memperkuat skuat panjat tebing NTB di ajang Pra-PON. Ayu akan berlaga pada nomor lead dan border. Zainudin nomor speed. Nurul Iqomah akan turun dinomor speed dan lead.

“Mereka ini merupakan pemanjat yang beberapa waktu lalu berhasil menyumbangkan emas untuk Kota Bima pada Porprov NTB beberapa waktu lalu,” sebutnya.

Pada Pra-PON ini, atlet Kota Bima yang mewakili NTB ini akan beradu kemampuan dengan atlet panjat Kalimantan Tengah dan Sulawesi. Namun, lawam yang paling berat atlet panjat tuan rumah Kalimantan Tengah.

Adisan yakin, atlet Kota Bima mampu menyaingi atlet tuan rumah. Karena hampir setiap hari dia menemani atlet-atletnya berlatih, jadi sudah cukup mengetahui sejauh mana kemampuan atlet binaannya.

“Saya prediksi mereka bertiga akan lolos ke PON. Terutam Nurul, karena dia satu-satunya atlet sudah diperhitungkan untuk tingkat nasional,” katanya.

Meski para pemanjat Kota Bima resmi mengikuti Pra-PON, sebagaimana disampaikan Sekretaris FPTI Kota Bima, Fauzi, SPt, keberangkatan atlet tidak mengantungi SK resmi pemanggilan dari FPTI Provinsi NTB. Katanya, atlet berangkat hanya berdasarkan pemanggilan melalui pesan singkat (SMS) dari pengurus FPTI Provinsi NTB.

“Makanya dari lima yang kami kirim, dua atlet masih terkatung-katung menunggu nasib di Mataram, karena belum menerima surat resmi,” jelasnya saat mendampingi Ketua FPTI di aula kantor Pemkot Bima.

Fauzi berharap, FPTI Provinsi NTB segera menerbitkan SK penetapan atlet. Ini penting sebagai dasar dan pegangan para atlet. Termasuk menjawab kepastian dua atlet Kota Bima mengikuti Pra-PON. (Aris)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top