Politik

Aksi Damai, 1000 Bunga untuk Pilkada

Aksi bagi 1000 bunga untuk Pilkada Damai di Sekitar Pasar Sila, Senin (30/11/2015)

Bima, Bimakini.com.- Rumah Cita dan Gerakan Masyarakat Pemilih Cerdas (Gema-Pis) kembali menggelar aksi bagi bunga pesan Pilkada Damai. Jika sebelumnya di Tente, kini aksi dilakukan di sekitar pasar Sila Kecamatan Bolo, Senin (30/11/2015).

Sekitar seribu bunga dan kertas berisi pesan Pilkada Damai, Berkualitas dan Berintegritas dibagikan kepada warga dan pengendara yang melintas. Aksi damai itu mendapat perhatian warga, karena mendapat bunga gratis.

Sekitar 30 orang terlibat dalam aksi itu, termasuk membentangkan spanduk berisi ajakan menjadi pemilih cerdas. Aksi itu juga mendapat dukungan dari KPU Kabupaten Bima.

Direktur Rumah Cita, Muhammad Yunus mengatakan, aksi dengan tajuk “Jalan Damai Mimbar Demokrasi” kembali dilakukan untuk menyasar lebih banyak masyarakat pemilih.

Diharapkannya apa yang menjadi ajakan, dapat direspon baik masyarakat agar terwujud Pilkada Damai, Berkualitas dan Berintegritas. “Apalagi pemilihan sudah semakin dekat, sehingga masyarakat harus lebih cerdas dalam menentukan pilihan,” ingatnya.

Masyarakat juga dimintanya tidak bersikap apatis dengan Pilkada, sehingga memilih golput. Menolak memilih bukan sikap bijak, karena Pilkada ini akan menentukan bagaimana Kabupaten Bima lima tahun kedepan.

Stigma yang perlu diretas bersama, kata Yunus, adalah dimasukkannya Kabupaten Bima sebagai zona rawan Pilkada. Masyarakat Bima harus membuktikan hipotesis itu salah atau keliru. “Kita buktikan masyarakat Bima dewasa dalam sikap politik, tidak menjadikan kekerasan sebagai jalan menyelesaikan masalah Pilkada,” ujarnya.

Diharapkannya, kegiatan H-1 Kampanye Rapat Umum ini dapat menggugah kesadaran kolektif menjaga kondusifitas daerah. Pilkada dengan tujuan mencari pemimpin terbaik untuk masyarakat Bima, jangan sampai berdarah-darah. “Namun, siapapun yang menang, maka semua tersenyum menatap masa depan,” pungkasnya. (pian)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top