Hukum & Kriminal

Nenek Dihipnotis, Emas dan Uang Raib

Oyan: Nenek Julaeha saat menceritakan kejadian yang menimpanya.

Oyan: Nenek Julaeha saat menceritakan kejadian yang menimpanya.

Bima, Bimakini.- Kasus hipnotis terjadi di jalan lintas Bima-Dompu, Desa Tambe Kecamatan Bolo, Senin (24/10). Kali ini korbannya adalah Hj Julaeha (70), warga asal Dusun Sonco Desa Sanolo Kecamatan Bolo. Akibatnya, emas dan uang miliknya dibawa kabur pelaku.

Bagaimana kronologisny? Julaeha yang dikonfirmasi di Madapangga mengatakan, awalnya hendak ke Pegadaian untuk mengeluarkan emas yang dulu digadaikannya. Setelah prosesnya selesai, menuju Pasar Sila yang tidak jauh dari Kantor Pegadaian itu. Saat menuju Pasar Sila, didatangi seorang laki-laki berciri-ciri pendek, kulit putih, dan berambut cepak.

Katanya, laki-laki itu menawarkan kepada korban soal bantuan untuk masyarakat miskin. “Laki-laki itu menawarkan kepada saya, apa Ibu mau terima uang miskin,” katanya.
Setelah dialog tawar-menawar untuk menerima uang miskin tersebut selesai, ceritanya, pria itu mengajak mengambil uang di kantor penerimaan uang miskin itu. Karena kantor yang dimaksud lumayan jauh, menawarkan naik sepeda motor. Ajakan itu pun langsung diterimanya.

Setelah di atas motor, beber nenek Julaeha, memberitahu kantor untuk menerima uang di dekat perbatasan Kecamatan Bolo-Madapangga. Namun, sebelum sampai, tepatnya di Desa Tambe, laju sepeda motor berhenti. Saat itu, pria itu meminta uang dan emas. Spontan memberikan sejumlah barang berharga, yaitu cincin emas 8 gram dan uang Rp500.000.

“Saat itu saya disuruh serahkan emas dan uang. Saya tidak sadar kalau pelaku sedang menghipnotis, aya kasih emas dan uangnya,” urainya.
Setelah semua barang berharga diserahkannya, pria itu mengajak menuju kantor yang dimaksud, tepatnya depan BPP Kecamatan Madapangga. Setelah menurunkan korban di depan kantor tersebut, pria langsung membalikkan arah motornya dan tancap gas menuju arah Bima.

Setelah menceritakan ihwal kejadian yang dialaminya, Jualeha diantar oleh anggota Polsek Madapangga ke Polsek Bolo menggunakan mobil patroli yang saat itu sedang melintas.

Pemrosesan dilakukan di Bolo, karena Tempat Kejadian Perkara (TKP) di wilayah hukum Polsek Bolo. (BK36)

Share
  • 548
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top