Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

PGRI Kota Bima Sorot Mutasi

H. Sudirman

H. Sudirman

Kota Bima, Bimakini.- Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bima, Drs H Sudirman Ismail, MSi, menyorot mutasi dan pemindahan guru/Kepala Sekolah (Kasek) tingkat Sekolah Menengah  Atas (SMA) oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bima. Padahal, pejabat setempat sudah mengetahui Undang-Undang dan Peraturan Mendagri yang melimpahkan urusan itu menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi NTB.

Sorotan itu  disampaikannya saat pertemuan dengan jajaran guru dan Pelaksana Tugas  (PLT) SMAN 3 Kota Bima, Drs Ruslan di SMAN 3 Kota Bima, Senin (10/10) lalu.

Di SMAN 3 Kota Bima, katanya, masih ada beberapa Wakasek yang selama ini membantu Kasek. Tentu mereka siap menjadi PLT, tanpa harus diganti dengan PLT seperti saat ini. “Hal seperti ini merupakan kesalahan fatal dan menimbulkan kegaduhan, seperti yang terjadi di lingkup pendidikan di Kabupaten Bima,” ujarnya usai pertemuan, Senin.

Dia menilai, pengangkatan PLT oleh Wali Kota Bima, HM Qurais,  bukan saja melanggar aturan yang berlaku, tetapi juga dilakukan pada hari libur kerja, yakni Sabtu (01/10) lalu. Padahal, batas akhir Permendagri pada Minggu 2 Oktober 2016. SK semacam ini batal demi hukum dan perlu menjadi catatan bagi Pemkot Bima agar jangan diulang.

Dikatakannya, mengangkat PLT Kepala SMAN 3 Kota Bima, Syaiful, SPd, menjadi mutasi terakhir bagi guru dan pegawai Dinas Dikpora Kota Bima. Jika saja masih terjadi, maka PGRI Kota Bima akan menghadangnya melalui  PTUN. Aturan hukum sudah jelas, ada beberapa poin yang menyatakan bahwa Bupati dan Wali Kota sejak batas akhir 2 Oktober 2016 tidak dibolehkan memindahkan guru dan pegawai SLTA, termasuk pegawainya karena kewenangan itu telah dilimpahkan ke Provinsi.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

“Saya sudah berkoordinasi dengan PGRI NTB dan Dinas Dikpora Pemprov NTB menyayangkan masih ada saja yang nekat memutasikan guru dan pegawai SLTA. Saya tidak salahkan Haji Qurais, tetapi apakah pejabat yang dibawah yang salah menafsirkan aturan itu,” pungkasnya. (BK23)

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.
Advertisement

Berita Terkait

Pendidikan

Bima, Bimakini.- Sejumlah wali murid tingkat Sekolah Dasar (SD) di Desa Tonda, Kecamatan Madapangga, Bima mengkritik kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima soal mutasi guru...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Ini pernyataan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bima, Drs Abdul Wahab terkait Surat Keputusan (SK) Mutasi terhadap Siti Hartati. Bahwa ada...

Pendidikan

Bima, Bimakini.- Kepala UPTD Dikbudpora Madapangga, Syaifuddin, SPd, mengatakan Sri Hartati bukan guru tenaga honorer di SDN 1 Dena. Selain itu, dia memertanyakan terbitnya...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Hawa “panas” mutasi yang dihembuskan oleh Wakil Bupati Bima, Drs. H Dahlan M Nor, M.Pd mendapat dukungan dari anggota Komisi I DPRD...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Sikap penolakan sejumlah kepala sekolah  terhadap mutasi dan rotasi  yang dilakukan Pemkab Bima beberapa hari lalu, ditanggapi dingin oleh Pemkab karena hal...