Pendidikan

173 Siswa SDN 9 Sila Terima Bantuan PIP

Orang tua siswa yang menerima langsung dana bantuan PIP.

Orang tua siswa yang menerima langsung dana bantuan PIP.

Bima, Bimakini.- Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 9 Sila menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk tahap 8 dan 10, tahun 2016. Bantuan tersebut langsung diterima oleh orang tua dan wali siswa pada Sabtu (12/11).

Kepala SDN 9 Sila Lukman, S.Pd mengatakan, sebanyak 173 siswa yang mendapat bantuan tersebut merupakan kategori ekonomi lemah  yang bersumber dari APBN inim diprioritaskan untuk membantu siswa yang kurang mampu. ”Bantuan ini juga merupakkan program baru yang diluncurkan oleh pemerintah. untuk menggantikan Bantuan Siswa Miskin (BSM),” kata Lukman.

Sambungnya, dari 388 siswa yang ada di sekolahnya, siswa yang mendapatkan bantuan PIP tahap sekarang sebanyak 173 orang. Pada awalnya pihak sekolah sudah mengusulkan hampir seluruh siswa terkecuali anak PNS dan pengusaha. “Awalnya kita usulkan semuanya kecuali siswa dari kalangan yang berada, namun yang terrealisasi 173 siswa,” terangnya.

Lanjutnya, bantuan PIP ini merupakan lanjutan dari tahap 1 sampai 7 dengan jumlah penerima sebanyak 133 siswa dan sudah menerima pada tahun 2016. ”Bantuan ini lebih diprioritaskan kepada siswa yang memiliki kartu BSM dan KIP. Tetapi bisa juga lewat jalur khusus, sehingga bagi siswa yang tidak memiliki kartu BSM dan KIP, kita akan tetap memberikan bantuan tersebut apabila  benar-benar ekonominya kurang mampu.” tambahnya.

Dijelaskannya, setiap siswa menerima bantuan  sebanyak Rp450 ribu. Bantuan tersebut langsung diterima oleh orang tuanya masing-masing. ”Pada saat pembagian bantuan sengaja kita undang orang tua siswa,  untuk menepis adanya asumsi-asumsi dari luar terkait pembagian bantuan tersebut. Yang jelas kita bagikan bantuan itu secara transparan,” bebernya.

Lukman meminta kepada siswa yang mendapatkan bantuan PIP, agar  bisa dimanfaatkan  untuk kebutuhan sekolah.  Sebagai Kasek, dirinya akan mengupayakan agar penerima bantuan PIP di sekolahnya bisa bertambah, karena dilihat dari kenyataan sekarang masih ada siswa yang pantas untuk mendapatkan bantuan tersebut. “Kita hanya bisa mengupayakan lewat pengusulan data,” ujarnya. (BK.36)

Share
  • 35
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top