Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

Dua Pengurus SGI Kabupaten Bima jadi Moderator Semiloka Nasional

Fahmi Hatib

Fahmi Hatib, S.Pd.

Bima, Bimakini.-  Serikat Guru Indonesia (SGI) Kabupaten Bima, selain mengutus empat pegurusnya yang akan mengikuti semiloka nasional di Wisma PKBI Wisma PKBI Jakarta, juga mendapat kehormatan untuk menjadi moderator pada kegiatan nasional tersebut. Keduanya adalah Fahmi Hatib.S.Pd, Ketua Dewan Pertimbangan, dan Ardi.M.Pd (Wakil Ketua 1).  ‘’Ini merupakan kebanggan bagi kami karena bukan hanya diundang, tetapi juga menjadi moderator untuk kegiatan di level nasional,’’ kata  Ketua Umum Serikat Guru Indonesia Kabupaten Bima, Eka Ilham.S.Pd.M.Si, kepada Bimakini.com.

Pada kegiatan yang akan menjadi keynote speaker adalah Prof. Dr. Muhajir Effendy.M.AP, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu, dihadiri pula oleh banyak organisaisi guru dan tenaga kependidikan se Indonesia. ‘’Ini kehormatan dan kepercayaan yang diberikan kepada kami sebagai organisasi di daerah. Kegiatan ini juga merupakan pengalaman bagi kami organisasi profesi yang di daerah,’’ katanya kepada Bimakini.com.

Ditambahkan, organisasi profesi sesuai dengan Undang-Undang Guru dan Dosen telah dilindungi oleh konstitusi.  ‘’Bahwasannya setiap guru berhak mendirikan organisasi profesi oleh guru itu sendiri dan Undang-Undang sudah menjamin itu. Apalagi saat ini Kemendikbud melaui pertemuan dengan seluruh organisasi profesi di Jakarta,’’ jelasnya.

Baca juga: SGI Kabupaten Bima Diundang Semiloka dan Hari Guru Nasional

Ard, M.Pd

Ard, M.Pd

Ilham menambahkan, idealnya organisasi profesi dipimpin oleh guru dan di urus oleh guru. ‘’Hal ini menjadi salah satu rekomendasi kami di pertemuan di Jakarta. Kalo pun hari ini masih banyak yang berpandangan bahwasannya organisasi profesi itu harus tunggal, itu merupakan cerminan langkah mundur terhadap kehidupan berdemokrasi,’’ ujarnya.

Persoalan hari ini, kata dia,  masih ada banyak organisasi profesi yang berdiri itu merupakan bentuk apresiasi dalam kehidupan berdemokrasi bukan serta merta menunjukkan ketidakharmonisan pada elemen organisasi profesi. Organisasi profesi adalah rumah bagi para guru dan setiap guru berhak memilih di mana rumah yang menurutnya tempat untuk hidup. ‘’Bangsa ini dibangun oleh pejuang-pejuang kemerdekaan bukan milik satu atau dia tiga orang. Semoga dengan hadirnya organisasi-organisasi profesi seperti FSGI, IGI, FGII dan PERGUNU akan memberikan kemashalatan bagi umat pada khususnya guru-guru pengabdi di seluruh Indonesia,’’ tambahnya. (BK.27)

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pendidikan

Bima, Bimakini.- Serikat Guru Indonesia (SGI) Kabupaten Bima  menggelar diskusi reflekasi Pendidikan dan  Kebudayaan NTB, Kamis (30/12/2021). Diskusi di Rumah Makan Sabar Subur Palibelo...

Opini

Oleh: Eka Ilham,S.Pd., M.Si Guru merupakan manusia pertama yang dikenal murid-muridnya. Guru mengajarkan tentang semua yang ingin diketahui oleh murid-muridnya. Guru adalah tempat murid-muridnya...

Pendidikan

Bima, Bimakini.- Hasil seleksi calon kepala sekolah (Cakep) tahun 2019 yang baru diumumkan 30 Januari 2020 menuai polemik dan pertanyaan bagi peserta lainnya. Pengumuman...

Pendidikan

Bima, Bimakini.- Pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2018, terdapat sejumlah catatan mengenai  perlindungan guru. Tahun ini ada guru yang meninggal akibat dianiaya...

Pendidikan

Bima, Bimakini.- Ketua Serikat Guru Indonesia (SGI) Kabupaten Bima, Eka Ilham, MSi, menilai profesi guru berstatus PNS, non PNS, honorer maupun sukarela masih jauh...