Opini

Membangun Sinergisitas Peran Pemerintah, Orprof, dan Dewan Pendidikan dalam Mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas

Oleh:Damhuji, M.Pd.,M.A*)

 

Damhuji, M.Pd.,M.A

Damhuji, M.Pd.,M.A

KEMAJUAN sebuah bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki oleh bangsa itu sendiri. Kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan oleh kualitas penyelenggaraan pendidikan. Ada banyak bangsa di dunia yang memiliki sumber daya alam yang melimpah tetapi karena kualitas sumber daya manusiannya yang rendah, maka bangsa tersebut tidak pernah mengalami kemajuan yang berarti dan bahkan lama-kelamaan mengalami penyusutan dan kebangkrutan. Begitupun sebaliknya, ada banyak bangsa yang sumber daya alamnya terbatas, tetapi karena sumber daya manusianya berkualitas maka bangsa tersebut menjadi bangsa yang maju dan makmur.

Jika bangsa besar seperti Indonesia yang memiliki sumber daya alam yang melimpah ini ingin memiliki peradaban dan mengalami kemajuan di segala bidang, maka jawabannya adalah dengan mewujudkan penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas. Artinya, bahwa Pekerjaan besar yang sedang dipikirkan dan dilakukan oleh bangsa Indonesia hari ini dan ke depan adalah bagaimana mewujudkan pendidikan yang berkualitas tersebut.
Menurut Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 disebutkan bahwa untuk membangun dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia mengacu pada standar nasional pendidikan yang terdiri dari delapan standar. Adapun standar tersebut adalah standar isi, standar proses, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan.

Dari delapan standar ini dapat disederhanakan menjadi beberapa faktor utama yang dapat mempengaruhi kualitas pendidikan, yaitu faktor guru dan kurikulum, faktor fasilitas dan sumber belajar, dan faktor leadership dan manajemen pendidikan. Oleh karena itu, untuk memastikan terlaksananya tiga faktor utama tersebut, maka dibutuhkan koordinasi yang sinergis dan peran penting organisasi profesi (Orprof) kependidikan, pemerintah, dan masyarakat atau Dewan Pendidikan.

Peran Pemerintah

Pemerintah merupakan unsur penting yang memiliki tugas dan kewajiban untuk memajukan pendidikan bersama-sama dengan organisasi profesi kependidikan dan dewan pendidikan. Pemerintahlah yang diamanatkan oleh Undang-Undang untuk menyelenggarakan pendidikan dengan baik. Setiap tahun pemerintah mengelola anggaran untuk pendidikan sekitar 20 persen dari APBN/APBD. Anggaran yang fantastis ini, semata-mata dipergunakan untuk kemajuan pendidikan. Oleh karena itu, tugas pemerintahlah untuk menfasilitasi segala kebutuhan untuk memajukan pendidikan.

Pemerintah berkewajiban untuk merancang sistem atau regulasi pendidikan, mewujudkan fasilitas pendidikan yang memadai, menginisiasi lahirnya kurikulum yang relevan, menyediakan sumber belajar atau perpustakaan yang lengkap dan memanaj penyelenggaraan pendidikan dasar hingga perguruan tinggi yang transparan dan akuntabel.

Dengan memahami bahwa tugas pemerintah begitu besar maka dibutuhkan peran serta semua pihak yang diwakili oleh Orprof kependidikan dan Dewan Pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Peran Dewan Pendidikan

Kita semua sepakat, bahwa mustahil pendidikan bisa maju kalau hanya menjadi tugas pemerintah semata tanpa ada bantuan dan sumbangsih dari pihak lain terutama dari orprof kependidikan dan Dewan Pendidikan. Mengingat tugas pemerintah yang begitu besar tersebut maka peran Dewan Pendidikan sangat diperlukan untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Dewan Pendidikan berperan untuk menjadi perantara antara pemerintah dan seluruh stakeholder pendidikan, berperan untuk menjadi mediator antara pemerintah dan DPRD, berperan untuk memberikan pertimbangan terkait kebijakan pendidikan, berperan untuk mendukung pemerintah baik berupa penggalian finansial dari masyarakat, pemikiran maupun tenaga, dan berperan untuk mengontrol penyelenggaraan pendidikan secara transparan dan akuntabel. Jadi, Pemerintah yang punya policall will untuk memajukan pendidikan adalah yang mengajak dan memperhatikan peran dari Dewan Pendidikan.

Peran Organisasi Profesi Kependidikan.

Pendidikan yang berkualitas hanya menjadi mimpi belaka tanpa ada peran dari guru yang profesional. Dapat dikatakan bahwa salah satu faktor kunci pendidikan yang berkualitas itu adalah guru yang profesional. Bahkan Seorang guru yang berkualitas diyakini akan dapat merancang sebuah kurikulum yang bagus sekalipun. Kita harus akui bahwa yang paling intens dan total memikirkan secara komprehensif tentang urusan profesi keguruan dan kependidikan adalah guru itu sendiri. Kita menyadari bahwa guru lah yang paling tahu tentang keadaannya, tentang peserta didiknya, tentang kebutuhannya, tentang materi yang diajarkannya, dan tentang metode yang digunakannya dalam pembelajaran.

Oleh karena itu, kita harus memberikan kesempatan dan kewenangan kepada Orprof, untuk memikirkan permasalahannya, untuk menyampaikan aspirasinya, dan untuk melaksanakan berbagai macam kegiatan peningkatan kualitas dirinya, karirnya dan pemenuhan haknya sebagai guru. Mengingat keberadaan Orprof  kependidikan yang strategis, maka pemerintah harus memberikan kepercayaan dan peran kepada Orprof kependidikan seperti Serikat Guru Indonesia (SGI) Kabupaten Bima untuk melaksanakan kegiatan yang menunjang profesinya dan memberikan masukan atau kritikan yang solutif untuk kemajuan pendidikan kepada pemerintah dan pemerintah wajib mendengarkan, mengkaji, dan melaksanakan aspirasinya

*)Dewan Kehormatan Serikat Guru Indonesia (SGI) Kabupaten Bima

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top