Peristiwa

Potong Ranting Pohon, Pergelangan Tangan Terluka

Abdullah, Warga RT 14 Kelurahan Monta Baru Kecamatan Woja.

Abdullah, Warga RT 14 Kelurahan Monta Baru Kecamatan Woja.

Dompu, Bimakini.- Warga RT 14 Kelurahan Monta Baru Kecamatan Woja, Abdullah (50), harus menerima 12 jahitan, gara-gara tangannya kena tebas parang sendiri. Peristiwa itu terjadi, Kamis (3/11/2016) jelang Magrib. Saat itu sedang memotong ranting kayu jati di Gunung Rei Dompu, namun bukannya ranting yang terpotong, namun tangannya kena tebas.

Akibat kejadian itu, ayah tiga anak ini harus dilarikan ke Puskesmas Dompu Barat untuk mendapatkan perawatan. Urat besar pergelangan tangan kirinya nyaris putus.

Korban mengaku, saat kejadian korban bersama teman lainnya hendak pulang dengan mengendarai mobil pick up. Sebelum keluar dari areal gunung itu terlihat ada ranting pohon yang melintang mengganggu kendaraan.

Korban pun turun dan memotong kayu itu. Setelah beberapa kali menebas, justru pergelangan tangan kirinya kena.

“Melihat darah, sekujur badan saya lemas,” ujarnya di Monta Baru, Jumat (4/11/2016).

Dia mengaku semalaman tidak bisa tidur karena sakit, tapi kini semakin membaik meski membengkak. “Jika lukanya kecil biasa saya obat sendiri dengan obat tradisional, tetapi karena luka menganga perlu dijahit dahulu,” katanya. (BK23)

Share
  • 19
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top