Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pemerintahan

Protes soal Bibit Jagung, ini yang Disampaikan Tayeb pada Petani Punti

Audiensi petani jagung Punti dengan Kadis Pertapa Kabupaten Bima.

Audiensi petani jagung Punti dengan Kadis Pertapa Kabupaten Bima.

Bima, Bimakini.- Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Tanaman Pangan Dan Hortikultura (Dispertapa) Kabupaten Bima, Ir. Tayeb bersama Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Bima, Ilham Yusuf, SH, turun ke Desa Punti, Kecamatan Soromandi untuk melakukan klarifikasi terkait dengan masala bibit jagung yang dikeluhkan petani. Keduanya melakukan audiensi dengan petani desa setempat pada Kamis (17/11).

Wakil masyarakat setempat, Fajrin pada kesempatan tersebut mengatakan, atas nama petani yang menerima bantuan bibit jagung yang disalurkan oleh pemerintah melalui Dinas Pertapa Kabupaten Bima, menanyakan bibit jagung yang diperuntukan bagi sembilan Poktan yang ada di Desa Punti berlabel Bima 20 Uri yang kita nilai sangat tidak berkualitas.

Padahal, Kata Fajrin, yang diminta oleh masyarakat petani yang ada di Desa Punti adalah bibit jagung yang label Bisi 18. ‘’Tetapi kenapa yang didrop atau yang disalurkan malah bibit yang berlabel Bima 20 Uri yang tidak diinginkan oleh masyarakat baik itu dari segi kualitas maupun dari segi hasilnya nanti yang masih diragukan oleh masyarakat,” tanyanya.

Baca juga: Ini Kata Kadis Pertapa soal Bibit Bawang yang Busuk

Maka dari itu, lanjut Fajrin, atas nama masyarakat dirinya meminta tanggapan atau klarifikasi dari Kadis supaya persoalan ini bisa diketahui secara jelas oleh seluruh masyarakat petani yang ada.  “Selain itu, kita juga menginginkan kalau sejumlah bibit label Bima 20 Uri diganti dengan bibit yang berlabel Bisi 18,” harapnya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Menanggapi pertanyaan wakil masyarakat tersebut, Kadis Pertapa Kabupaten Bima, Ir. Tayeb mengatakan, virietas bibit jagung dengan label Bima 20  Uri tersebut merupakan salah satu jenis label yang diusulkan oleh pihak UPTD Pertanian, tenaga PPL berdasarkan hasil kesepakatan atau aspirasi masyarakat petani sendiria.

Menurutnya, kualitas bibit jagung yang berlabel Bima Uri 20 ini malah lebih bagus dari jenis bantuan yang berlabel Bisi 18 karema hasil panennya yang mencapai sekitar 12,8 ton per hektar. ‘’Bibit Bisi 18 hasil panennya hanya berkisar 6-7 ton saja perhektar,” ungkapnya.

Masalahnya, kata dia, petani saat ini, masih ragu untuk menanam bibit jagung label Bima 20 Uri. “Untuk membuktikannya, silahkan para petani menanam sejumlah bibit Bima 20 Uri yang telah diterima tersebut sekarang yang nanti hasil panennya jauh lebih meningkat ketimbang bibit yang berlabel Bisi 18, karena sudah teruji kualitasnya,” ujarnya.

Lanjut Tayeb, terkait dengan aspirasi warga yang meminta sejumlah bibit Bima 20 Uri diganti dengan bibit yang berlabel Bisi 18, sulit bisa dipenuhi sebab seluruh bibit sudah didistribusikan semua.  Untuk itu, Tayeb berharap pada seluruh petani yang ada di Desa Punti untuk menanam seluruh bibit label Bima 20 Uri yang telah diterima tersebut.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

“Intinya, tidak ada istilah ganti bibit jagung dari label Bima 20 Uri dengan bibit yang berlabel Bisi 18 sebagimana yang diharapkan oleh masyarakat, sebab seluruh bantuan bibit sudah disalurkan semua,” tegas Tayeb.

Audiensi berlangsung di aula Kantor Desa Punti yang dihadiri juga oleh Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Soromandi, Muhtat, SPKP, PPL Punti, Syaiful, serta dihadiri oleh sejumlah ketua kelompok tani dan juga oleh puluhan petani dan pemuda yang ada di desa setempat.  (BK.29)

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Ekonomi

Bima, Bimakini.- Hasil pertemuan Fasilitasi Distribusi Pangan dengan Badan Pangan Nasional beberapa waktu lalu, akhirnya terealisasi, khususnya upaya memperpendek rantai pasok kebutuhan. Jagung dan...

Ekonomi

Bima, Bimakini.- Panen jagung merah di wilayah Kota dan Kabupaten Bima, kian hari terus meningkat. Sementara ketetapan harga diberbagai Perusahaan, bervariasi dan kian hari...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Sebuah truk tergelincir ditanjakan Desa Taropo, Kecamatan Kilo, Kabupaten Bima Selasa (12/4). Info yang didapat truk tersebut memuat jagung petani Desa Taropo...

Ekonomi

Bima, Bimakini.- Perekrutan karyawan di PT. Charoen Pokphand Indonesia, Tbk (CPI)- Bima dinilai langgar komitmen, akibatnya warga Kecamatan Madapangga harus gigit jari. Pasalnya, pihak...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Kantor Kecamatan adalah salah satu fasilitas umum untuk melayani masyarakat. Beda dengan Kantor Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, di halaman kantor setempat dijadikan...