Connect with us

Ketik yang Anda cari

Olahraga & Kesehatan

Tumor Abdomen Serang Bocah Dian di Rade

dok.wwwobattumor.com

dok.wwwobattumor.com

Bima, Bimakini.- Anak di Bawah Lima Tahun (Balita) asal Desa Rade Kecamatan Madapangga, Dian Ardiansah,  buah hati pasangan Abdollah Azis-Kalisom mengidap tumor abdomen. Semangat pihak keluarga mengobati tetap tinggi. Namun, kondisi keuangan membelit. Penyakit itu didiagnosis Dokter Puskesmas Madapangga dan harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima.

Abdollah Azis saat dihubungi  wartawan di kediamannya, Minggu (27/11) membeberkan setelah membawa anaknya  ke Dokter beberapa waktu lalu, tidak bisa berbuat banyak dan diberitahu mengidap tumor abdomen. Upaya menyembuhkan tetap dilakukan, hanya saja terkendala biaya.

Selama ini, bersama istri tidak mengetahui penyakit apa yang dialami Dian. Menganggapnya  bukan penyakit membahayakan. Hanya saja, perut sebelah kanan  bungsu dari empat bersaudara ini sangat keras bagaikan batu. Setelah diberitahukan oleh Dokter, ternyata mengalami tumor abdomen.

“Kita nggak tahu penyakit apa yang diderita Dian, tapi berdasarkan keterangan Dokter mengidap tumor tersebut,” katanya.

Melihat kondisi Dian seperti itu, diakuinya, Dokter langsung memberikan surat rujukan untuk segera ke RSUD Bima. Kemungkinan besar akan dioperasi. “Insya Allah rujukan akan dilakukan Senin mendatang,” jelasnya.

Katanya, karena kondisi kehidupan yang sangat terbatas seperti sekarang ini, hanya berharap bantuan dari pemerintah dan dermawan.  “Kami  hidup di atas rumah panggung kecil, itu  bukti   tidak mampu,” katanya.

Mencari nafkah sebagai buruh tani adalah harapannya untuk mengais rezeki setiap hari. Niat mengobati Dian adalah tujuannya. “Bantuan dari pihak manapun  akan memberi manfaat yang besar buat kita,” terangnya.

Masih kata Abdullah, walaupun pasrah bukanlah hal baik, untuk mengatasi cobaan ini sangat membebani keluarganya. Untuk kebutuhan sehari-hari saja masih penuh kekurangan. Akan tetapi, doa adalah senjatanya  sekarang ini. “Semoga apa yang dialami anak saya, diangkat penyakitnya dan disembuhkan oleh Allah seperti sedia kala,” harapnya.

Dia bersama istri berterimakasih kepada Direktur PT Bukit Berlian Sambava yang telah meringankan beban yang dialami sekarang melalui bantuannya.

“Kepada Bapak Herman Efendy saya ucapkan terimakasih atas uluran tangannya, semoga apa yang dilakukannya dicatat oleh Allah sebagai amalan baik dan diterima sisi-Nya,” ujarnya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Berdasarkan data yang dihimpun, tumor abdomen dimulai ketika sel kanker terbentuk di lapisan dalam perut. Sel-sel ini dapat tumbuh menjadi tumor. Penyakit ini biasanya tumbuh secara perlahan-lahan selama bertahun-tahun. Untuk itu masyarakat harus mengetahui ciri, gejala, dan tandanya.

Ciri dari tumor abdomen hal utamanya yaitu sakit perut, tetapi rasa sakit tersebut biasanya timbul dari organ-organ lain seperti, usus kecil, usus besar, hati, kandung empedu, dan pankreas. Kadang-kadang, nyeri dapat dirasakan di perut, meskipun itu timbul dari organ yang dekat dengan perut, tapi tidak dalam rongga perut. Misalnya, lebih rendah paru-paru, ginjal, dan rahim atau indung telur.

Jenis terakhir dari nyeri disebut sakit karena sakit, meskipun berasal dari luar perut, sedang disebut (merasa) di daerah perut. (BE36)

Share
Komentar

Berita Terkait