Berita

Video Viral Pelajar dan Polantas Masih Belum Jelas

Seorang siswa SMA yang debat Polantas saat razia di Bima.

Seorang siswa SMA yang debat Polantas saat razia di Bima.

Kota Bima, Bimakini.-  Video viral anak SMA yang protes Polantas dengan bahasa Bima, kini makin populer saja. Di fanpage Otosia.com, hingga Kamis pagi, 3 November 2016 sudah ditonton 299 ribu orang, dibagi 2006 kali serta dikomnetari 388 kali. Bisa jadi, video ini menjadi video paling populer dari Bima yang diposting di media sosial.

Hingga hari ini, Bimakini belum memperoleh konfirmasi pasti tentang video dalam bahasa Bima ini. Bimakini.com belum mendapatk kejelasan tempat perisitiwa dan identitas siswa SMA dan Polantas dalam video tersebut. Identitas yang yang mengambil gambar dan yang pertama memosting di media sosial juga masih belum terkonfirmasi hingga saat ini.

Informasi awal yang masuk baik melalui komentar di facebook maupun informasi lain, kejadian tersebut berlangsung di Dompu. Disebutkan siswa SMA tersebut berasal dari Desa O’o Kecamatan Dompu. Bahkan seorang wartawan Dompu, Abdul Muis menyebut identitas Polantas dalam video tersebut bernama Fathurrahman.

Pemilik akun Den RoOny menulis di dinding web Bimakini.com menguatkan informasi dari Abdul Muis.  ”Itu anak dari Ds. O’o Kec. Dompu Kab. Dompu, bukan Orang Bima pak. Sudah sering terjadi di dompu kecelakaan yang 85 % Pelajar,” tulisnya.

Berdasarkan informasi ini, Bimakini mencoba menelusuri kepastian informasi tersebut di Dompu. ”Saya suah berupaya untuk menemui Kasat Lantar Polres Dompu tapi belum berhasil. Sampai pukul 16.00 sore saya tunggu kegiatan Polres Dompu, belum berhasil juga karena ada kegiatan,” kata perwakilan Bimakini.com Dompu, Junaidin,

Baca juga: Video Anak Bima Debat Polantas ini jadi Viral

Informasi lain dari wartawan Dompu, Iwan Sakral menyebutkan bahwa peristiwa itu bukannya terjadi di Dompu. Menurut dia, kejadian tersebut terjadi di Panda, depan Polres Bima Kabupaten. ”Semua anggota Satlantas Polres Dompu saya kenal, Itu bukan kejadian di Dompu. Kami juga ingin datang ke Bima untuk konfirmasi tentang kejadian tersebut, cuma belum sempat saja,” katanya kepada Bimakini.com.

Hingga berita ini diposting, belum ada konfirmasi dari  Polres Bima Kabupaten terkait dengan video biral tersebut. (BK.27)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top